Materi KD.2.2 : Fotosintesis

 

—  Tumbuhan hijau mampu membuat makanannya sendiri dengan mengambil zat-zat anorganik dari lingkungannya melalui proses fotosintesis.

—  Fotosintesis: Proses pembentukan bahan organik (gula/karbohidrat) dari zat-zat anorganik (H20 dan CO2) dengan bantuan cahaya matahari.

—  Tumbuhan mampu melakukan fotosintesis karena memilii klorofil (zat hijau daun) yang terdapat dalam kloroplas.

—  Di antara epidermis atas dan epidermis bawah daun terdapat jaringan mesofil (daging daun).

—  Tumbuhan dikotil: jaringan mesofil terdiri dari jaringan palisade/tiang/pagar dan jaringan spons/bunga , yang sudah mengalami deferensiasi yang cukup jelas perbedaan bentuk susunan selnya.

—  Tumbuhan monokotil : sel pada jaringan mesofil daun berbentuk bulat . Jaringan mesofilnya baru mengalami sedikit diferensiasi menjadi jaringan palisade dan jaringan bunga karang

Anatomi Daun  

Epidermis daun

  • lapisan terluar yang terdapat di permukaan atas dan bawah daun
  • Fungsi epidermis

a)      Bagian atas : melindungi bagian2 yang ada di bawahnya

b)      Bagian bawah :  melindungi bagian2 yang ada di atasnya

  • Pada epidermis terdapat
  • Kutikula yang menutupi seluruh permukaan daun pada epidermis    atas maupun bawah, yang sel2nya terdiri atas lapisan lilin. Kutikula berfungsi untuk mencegah penguapan air yang berlebihan.
  • Stomata (mulut daun), terdapat pada epidermis bawah. Berungsi untuk :
  1. Tempat pertukaran gas CO2 dan O2
  2. Membantu proses penyerapan serta transportasi air dan mineral.
  3. Mengatur suhu tumbuhan

Jaringan Palisade/Tiang/Pagar

  • Terdiri dari sel-sel silindris, tegak dan tersusun rapat.
  • Tempat terjadinya fotosintesis.
  • Banyak mengandung kloroplas yang mengandung pigmen berwarna hijau (kloropil ).
  • Fungsinya : menyerap cahaya matahari secara maksimum untuk proses fotosintesis .

Jaringan Bunga Karang/spons

  • Terdiri dari sel-sel tidak teratur dan tidak rapat susunannya (terdapat ruang-ruang antarsel).
  • Mengandung sedikit kloroplas.
  • Fungsinya : menampung CO2 untuk proses fotosintesis .

Berkas pembuluh angkut

  •  Terdapat di dalam tulang-tulang daun.
  • Terdiri dari Xilem dan Ploem.
  •  Merupakan lanjutan dari sistem jaringan pembuluh angkut pada batang/cabang dan pembuluh angkut akar.
  • Fungsinya :
    • Xilem  : membawa air dan zat2 hara yang terkandung di dalam tanah dari akar ke daun. untuk proses fotosintesis.
    • Ploem/pembuluh tapis : mengedarkan hasil fotosintesis berupa amilum / karbohidrat / glukosa ke bagian2 lain tumbuhan untuk proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Sistem Pengangkutan pada Tumbuhan

Air dan mineral dapat naik sampai daun yang tinggi karena adanya kekuatan tertentu, yaitu:

  1. Tekanan Akar
  • Ditimbulkan sebagai akibat pergerakan air secara osmosis dari sel ke sel pada akar.
  • Menyebabkan air terdorong/tertekan sehingga naik ke pembuluh kayu batang .
  • Besarnya dipengaruhi besar kecil dan tinggi rendahnya tumbuhan.
  • Kapilaritas pembuluh kayu dari akar dan batang menyebabkan air dan mineral yang terlarut naik ke puncak batang dan daun.
  • Disebabkan adanya penguapan air dari daun sehingga aliran air dan mineral dari akar, batang dan daun terjadi terus-menerus.
  • Besarnya sebanding dengan jumlah daun yang dimilikinya.
  1. Kapilaritas Batang
  1. Daya Isap Daun

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan/Laju Fotosintesis

A). Faktor Dalam (internal)

  • Kadar klorofil
  • Bentuk dan struktur daun
  • Anatomi daun
  • Kedudukan daun terhadap cahaya
  • Penyebaran stomata

B). Faktor Luar

  1.  Intensitas cahaya :
  • semakin tinggi intensitas cahaya matahari, maka semakin banyak energi cahaya yang diserap oleh klorofil, sehingga laju fotosintesis meningkat.
  • Apabila intensitas cahaya terlalu tinggi dapat merusak klorofil, fotosintesis menurun dan bahkan berhenti, hal ini karena cahaya matahari yang terlalu kuat mengandung UV. Intensitas tinggi .

 2.  Kadar CO2 di udara

  • Semakin sedikit CO2 yang memasuki daun, laju fotosintesis akan menurun.
  • Apabila kadar CO2 ditingkatkan perlahan-lahan maka laju fotosintesis akan meningkat hingga tingkat tertentu.

3.   Suhu

  •  Laju fotosintesis akan meningkat dengan kenaikan suhu.
  • Apabila suhu terlalu tinggi, proses fotosintesis akan terhenti.

4. Kadar air dan ion organik dalam tanah.

  • Daun yang layu menyebabkan penyerapan CO2 terhambat.
  • Tumbuhan hijau pada tempat kekurangan unsur (Mg, N, Fe) akan mengganggu pembentukan klorofil sehingga proses fotosintesis terganggu.


Salam Hangat & Semangat🙂

Etty Lismiati, S.Pd

====================Selamat Belajar========================

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 6 Komentar

Navigasi pos

6 thoughts on “Materi KD.2.2 : Fotosintesis

  1. Agnes

    Agnes Kirana
    VIII-3

    Suka

  2. nia agustina

    bu materi ipa yg fotosintesis yg atas apa yg bawah?
    soal”nya materi”nya ada 2

    Nia agustina

    kls:8_3

    Suka

  3. nia

    bu materi ipa yg fotosintesis yg atas apa yg bawah?
    soal”nya materi”nya ada dua.

    Suka

  4. farhan dika nurdiansyah

    saya telah mengambil blog ibu , contohnya :
    -Semua yang telah disuruh ibu.
    MAKASIH

    Bu saya mau nanya: Tumbuhan Herbal dapat bertahan lma smpai brpa bulan/ Tahun??🙂

    Suka

  5. farhan dika nurdiansyah

    ibu nih saya anti endah lestari dan farhan dika dan rizki dwi saputra
    saya telah mngambil blog dri ibu

    KLS : VIII-2

    Suka

Tulislah tanggapan anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: