Lembah Harau Yang Memukau

Pondok kecil dibelakang saya ini merupakan salah satu bagian dari resort Sarasah Bunta di Lembah Harau

Pondok kecil dibelakang saya ini merupakan salah satu bagian dari resort Sarasah Bunta di Lembah Harau

Liburan panjang, waktu yang selalu ditunggu banyak orang. Mengunjungi sebuah daerah wisata, sebaiknya bukan sekedar didasari hobi travelling semata hanya karena memiliki kelebihan uang. Setiap daerah punya budaya uniknya masing-masing. Yang membawa pada keunikan itu tentu saja karena adanya perbedan antara wilayah satu dengan wilayah lainnya dimuka bumi ini.

Menikmati keindahan alam setempat dengan kearifan lokalnya, membawa kita pada pemahaman lebih akan kebesaranNya. Human interest dari hal-hal baru yang ditemui menjadi bahan perenungan yang bermanfaat agar kita bisa saling memahami dan menghargai.

photo by: ettylist.

Dibutuhkan persiapan dan informasi sebanyak mungkin untuk dapat menikmati perjalanan yang mengasyikkan. Terutama ke daerah yang belum pernah dikunjungi, kemanapun tujuannya. Tulisan-tulisan saya pada edisi liburan  ini barangkali bisa sedikit memberikan informasi beberapa objek wisata di seputar Sumatra Barat khususnya.

Bagi anda yang belum menentukan daerah tujuan wisata untuk mengisi liburan ini, berkunjung ke “Ranah Minang” mungkin bisa menjadi salah satu alternatif. Kampung halaman kedua orang tua saya ini, memiliki banyak lokasi wisata menakjubkan yang layak diperhitungkan. Saya sendiri lahir dan besar di Jakarta, namun pesona alam Minangkabau selalu membangkitkan nuansa tersendiri yang membuat saya ingin datang dan datang lagi. Salah satunya adalah Lembah Harau ini. Seperti berbau promosi? Gak salah juga kaaan…. karena keindahan alamnya memang mempesona sie….

Di sisi tebing yang nyaris tegak lurus ini banyak ditumbuhi pohon-pohon besar. Saya mengambil gambar ini dari jalan raya pada jarak lebih dari 2 km. Dengan lensa tele bagian atas dari tebing ini masih ada lagi, yang tidak terlihat di gambar ini. Coba bandingkan dengan tinggi pohon kelapa yang bereret dibawah tebing, bisa bayangkan ketinggiannya kan ?

Di sisi tebing yang nyaris tegak lurus ini banyak ditumbuhi pohon-pohon besar. Saya mengambil gambar ini dari jalan raya pada jarak lebih dari 2 km. Dengan lensa tele bagian atas dari tebing ini masih ada lagi, yang tidak terlihat di gambar ini. Coba bandingkan dengan tinggi pohon kelapa yang bereret dibawah tebing, bisa bayangkan ketinggiannya kan ?

Lembah yang dikelilingi oleh tebing yang menjulang tinggi, sebuah benteng alam maha karya Sang Pencipta. Subhannallah.. (photo by: Ettylist)

Salah satu sisi tebing yang mengelilingi lembah, terdiri dari batuan granit dengan ketinggian hingga ratusan meter. Cocok untuk olah raga panjat tebing yang memacu adrenalin.

Jalan-jalan ke Ranah Minangkabau, memang belum sempurna jika tidak mengunjungi Lembah Harau. Lembah unik mengagumkan ini, terletak di Kabupaten Lima Puluh Kota, sekitar 47 km timur laut kota Bukittinggi. Lembah Harau merupakan jurang besar dengan diameter mencapai 400 m. Tebing-tebing granit dengan kemiringan mendekati 90 derajat ini mengelilingi lembah dengan ketinggian 80 m hingga 300 m, sering disebut sebagai Grand Canyon-nya Indonesia. Disepanjang jalan memasuki Lembah Harau, kita akan menemukan banyak keindahan yang memukau. Ini baru salah satu pesona alam Minangkabau….

Lembah Harau memiliki 2 lokasi wisata, yaitu Sarasah Bunta dan Aka Barayun. Maksudnya, Akar Berayun. Orang Minang menyebutnya “aka”, dengan menghilangkan huruf “r” dibelakangnya. Bahasa Minang memang penuh dengan penggalan kata. Kata “dimana”, mereka akan menyebutnya “dima”. Siapa itu, menjadi “sia tu”. Irit dan pelit. ha..ha..ha… (sttt…ntar ada yang marah nih…)

Tingginya air terjun di Sarasah Bunta.

Di lokasi Sarasah Bunta terdapat 5 air terjun alami yang amat mempesona. Di lokasi ini kita akan menemukan cagar alam dengan tumbuhan dan hewan-hewan langkanya. Disini juga menjadi tempat asyik buat mereka yang ingin menguji adrenalin melalui olah raga panjat tebing.

Jika hanya ingin menikmati harmoninya alam dengan fasilitas modern, wilayah Aka Barayun terdapat sebuah kolam renang dengan air terjun tinggi menjulang. Tak jauh dari lokasi air terjun terapat pula cottage dan resort  dengan harga sewa antara ratusan ribu hingga jutaan dolar permalam.

Memasuki resort yang luas ini, kita harus melalui jalan setapak dilapis semen atau conblock yang mengikuti kontur tanah yang menanjak dan berliku. Lumayan capek untuk sampai di bagian dalam area resort, yang terpisah satu sama lain.

Resort dengan arsitektur rumah "bagonjong" khas Minangkabau berada tepat di bawah tebing curam.

Resort dengan arsitektur rumah "bagonjong" khas Minangkabau berada tepat di bawah tebing curam.

Elemen kayu nampak mendominasi semua bangunan di resort ini. Dengan tebing yang tinggi menjulang disekelilingnya, menghasilkan nuansa kontras yang menumbuhkan keseimbangan harmoni alam. Atap rumbia memberikan nuansa alam asri yang semakin kental di sini. Desain arsitekturnya yang selaras, nampak menyatu dengan alam sekitar.

Mushola bundar dengan kubah kerucut, sebuah bangunan unik di area resort .

Tapi ada satu bangunan unik yang mengusik mata saya. Sebuah bangunan beratap bundar nampak berbeda dengan bangunan lainnya, mengingatkan saya pada rumah adat masyarakat bagian Timur Indonesia. Saya kira ini bangunan apa, ternyata sebuah mushola. Atap bertumpuk dua berbentuk kerucut mungkin desain unik sebagaimana halnya kubah mesjid.

Memasuki obyek wisata ini sangat murah. Hanya dengan retribusi Rp 2000 saja perorang kita akan disuguhi pesona alam yang menakjubkan. Hanya saja, harga sewa penginapan di lokasi ini masih relatif mahal, setinggi tebing disekitarnya.

Berada di lokasi ini seperti berada di sebuah benteng alam karena dikelilingi oleh tebing-tebing curam yang tinggi menjulang. Berteriak di sekitar tebing menghasilkan pantulan gema yang sempurna. Penerapan pelajaran Fisika tentang pantulan bunyi, bisa diaplikasikan dengan baik di sini.

Salah satu rumah 'bagonjong' pada rumah peristirahatan ini nampak begitu asri.

Objek wisata Lembah Harau  sendiri, diperkirakan telah ada dan dikunjungi sejak tahun 1926.  Di dekat Air Terjun Sarasah Bunta, terdapat sebuah monumen peninggalan Belanda,  yang tertera  tanda tangan  F Rinner, seorang Asisten Residen Belanda pada masa itu. Ini  sebuah bukti bahwa sebenarnya  obyek wisata Lembah Harau merupakan obyek wisata yang cukup tua.

Pengembangan industri pariwisata di wilayah ini memang membutuhkan kearifan untuk mempertahankan keasliannya agar tetap terjaga. Jangan sampai pariwisata dikembangkan sebagai sektor strategis hanya untuk mengejar nilai ekonomis tanpa memperhitungkan keseimbangan ekosistim.

Hamparan sawah yang dikelilingi bukit-bukit dengan dinding batu granit yang tegak lurus menjulang tinggi, menjadikan lembah ini amat mempesona. Terpukau oleh keindahan alam yang terbentang dihadapan mata,  membuat kita kecil sekali diantara dinding batu disekeliling lembah yang terbentang luas. Di lembah ini saya tak berhenti berdecak kagum. Sebuah bukti kebesaran Illahi yang tak dapat dipungkiri lagi.

Jakarta, 26 Desember 2011

Salam Hangat dan Semangat :)

Etty Lismiati.

Categories: Cerita dibalik foto | Tags: , , , , , | 4 Komentar

Post navigation

4 thoughts on “Lembah Harau Yang Memukau

  1. onde … mande … cantik nian alm kit tu uniii … tarimo kasih telah berbagi … jadi pengen kesana deh … kita bicaraan ttg guru blogger di Forum Diskusi Guru Profesional – FGDP yuu … see http://dedidwitagama.wordpress.com/2011/12/26/forum-diskusi-guru-profesional-fdgp-tempat-guru-saling-berbagi-dan-membangun-diri-gabung-yuuu-free-of-chargegratis/ … uni kabari teman-teman guru SMP yaaa :D

  2. Haloo Mba, unni Etty :) suka banget deh dengan cerita ini, foto-fotonya bener-bener mewakili Uni di sana, jadi kepengen berkunjung ke sana. btw, salam kenal yaa Uni

    • Eeeyyy… makasih sudah mampir. Salam kenal juga. Ayooo… liat keindahannya dari dekat, gak bakalan nyesel kok. Yang ada mungkin kpengen datang lagi dan lagi..He..he.. promosi deh !

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. Theme: Adventure Journal by Contexture International.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 695 pengikut lainnya.