Modifikasi SMS Pencurian Pulsa. Basi, tapi masih ada !

Minta pulsa=mencuri ?

Sekedar info nih buat temen-temen. Sudah setahun terakhir  ini mungkin kita mendengar teman, kerabat atau kita sendiri menerima  sms aneh dari nomor tak di kenal yang isinya minta dikirimi pulsa. Pernah dapet gak ? Mungkin tidak cuma sekali. Saya pun masih menerimanya dalam seminggu terakhir ini. Salah satu isinya begini ”ma, tolong isi pulsa ke nomor ini. papa sedang ada urusan di kantor polisi. ini papa pinjam dari hp petugas”. Atau  isinya seperti  yang ada di gambar di samping ini.

Sebenarnya buat sebagian orang, sms kayak gini sudah tidak asing lagi. Setiap orang yang pertama kali menerima sms begini,  kebetulan si penerima adalah seorang anak yang memanggil ”papa” ke ayahnya, ataupun seorang istri yang memanggil ”papa” ke suaminya,  jika tidak langsung mengirimkan pulsa yang diminta, secara naluriah pasti ngecek donk, baik melalui sms ataupun langsung. Naah, ternyata ketika kita ngecek itulah pulsa terkuras. Sepertinya ini modus operandi lain pencurian pulsa dari oknum tak bertanggung jawab.

Hp = Habis deh Pulsanya !

Awalnya kita tak menyadari ketika masih menerima sms senada ini untuk yang ke sekian kali. Sebagian orang mungkin tak menggubrisnya, langsung mereka delete saja. Kemungkinan reaksi lainnya adalah otomatis membalas sms dengan ngomel-ngomel bahkan cacian ke si pengirim. Apalagi jika sebutan nama si pengirim di sms ini berbeda dengan panggilan nama yang biasa kita sebut dalam keluarga.  Lucunya lagi, masih saja beredar sms senada sampai saat ini, yang tentu buat sebagian orang  sudah basi, yang dikirim berkali-kali dengan sedikit modifikasi . Kadang diawali dengan panggilan ”ma” , “pa” atau ”yang..” (gundul peyang kali ! gemes saya). 
Anehnya, meskipun sudah banyak masyarakat tahu bahwa itu bo’hong karena sudah pernah di ulas di sebuah media, kok masih saja sms seperti ini beredar lagi. Bahkan belakangan ini juga beredar sms yang bunyinya meminta kita memasukkan sejumlah uang ke sebuah nomor rekening di bank, sengaja tanpa menyebut ke nomor rekening siapa dan untuk tujuan apa. Maksudnya tentu saja supaya kita membalas dengan pertanyaan melalui sms, yang penting nomor HP kita masuk ke sistimnya. Karna kita tahu bahwa itu bo’ong, pasti sebel khaan….apalagi jika tidak hanya sekali menerima sms begini, lalu terpancing membalasnya dengan mengirimkan sms balik mencaci. Adakah diantara kita yang pernah melakukan ini ? Padahal ternyata itulah yang diharapkan si pengirim. Tak penting apa isi sms yang kita buat, karna bisa saja sistim mereka hanya mendeteksi nomor HP kita.

Buat temen-temen yg masih menerima sms kayak gini, sebaiknya langsung delete aja. Gak usah di balas, karena tahu-tahu pulsa kita amblas. Karena dengan membalas berarti memasukkan kode-kode angka di nomor Hp kita kedalam sistim mereka lalu menguras pulsanya.

:) Salam Hangat & Semangat

Jakarta, 3 Desember 2011

Etty Lismiati

Categories: Cakrawala | Tags: , , , | 2 Komentar

Post navigation

2 thoughts on “Modifikasi SMS Pencurian Pulsa. Basi, tapi masih ada !

  1. Ya, modus penipuan publik semakin banyak dan berkembang sekarang. Itu dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka adalah penyakit masyarakat abad modern.

    • Terima kasih kunjungannya di blog saya. Jadi harus makin waspada ya. Modus operandi yang memanfaatkan teknologi canggih, logikanya hanya bisa dilakukan oleh orang2 cerdas yang “kurang kerjaan”, dalam arti kata kurang kerjaan sebagai mana arti harfiahnya, orang2 pinter yang tak terserap oleh lapangan kerja. Motiv ekonomi sudah pasti, sebagai dampak dari terbatasnya lahan pekerjaan bagi orang2 yang memiliki skill. Masalah komplek memang, dan penanganannya pun harus komprehensif. Penanganan yang “tambal sulam” hanya akan memunculkan masalah baru. Mereka yang tdk terserap dunia kerja, ditambah lagi berkembangnya otak kriminal yang dibentuk selama proses pendidikan formal maupun informal menghasilkan orang2 pintar yang ‘keblinger”. Mereka mengaplikasikan pengetahuannya dgn memanfaatkan teknologi untuk tujuan kriminal. Kemampuannya memecah kode2 software aplikasi, digunakan untuk merugikan orang lain. Pelaku tindak kriminal yang dilakukan oleh orang2 yang memiliki skill dan memahami perkembangan teknologi, akan lebih membahayakan.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. Theme: Adventure Journal by Contexture International.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 695 pengikut lainnya.