Pesona Danau di Ranah Minangkabau (Bagian 2: Danau Maninjau)

PLTA Maninjau

Mau keliling Danau ? Ada perahu yang bisa di sewa di situ.

PLTA Maninjau

Danau Maninjau berada di kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, adalah type danau tektonik yang berada pada ketinggian 461,5 meter dibawah permukaan laut. Dengan luas sekitar 96 km2, keberadaan danau ini telah banyak memberikan kontribusi sebagai sumber penggerak perekonomian masyarakat setempat. Panorama yang mempesona, menjadikannya sebagai salah satu andalan devisa di sektor pariwisata.

Gambar ini di ambil dari atas perahu yang kami sewa untuk keliling danau dan mendekati pulau-pulau kecil disekitar danau.

Di pinggir dermaga, nampak perahu-perahu yang siap mengantar wisatawan keliling danau. Pada musim liburan, wisatawan bahkan harus menunggu giliran untuk mendapatkan perahu yang bisa membawa mereka berkeliling danau. (photo by : Ettylist))

 Dengan kedalaman danau hingga mencapai 165 meter, memungkinkan dibagunnya PLTA di salah satu bagian danau, tepatnya di Nagari Jorong Muko-Muka kecamatan Tanjung Raya ini. PLTA Maninjau telah memberikan pasokaan sumber energi listrik berkapasitas 68 MW hingga ke propinsi tetangganya,  Jambi dan Riau. Hanya saja saat ini berbagai aktifitas sekitar danau telah mengakibatkan turunnya debit air sehingga mempengaruhi kapasitas maksimum PLTA. Akibatnya PLN terpaksa melakukan langkah pemadaman listrik bergilir pada wilayah-wilayah yang menerima suplay energi listrik dari PLTA Maninjau ini.

Danau yang telah menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat disekitarnya ini perlu dijaga keseimbangannya. Dengan melibatkan para akademisi dibidangnya, edukasi yang efektif dan regulasi yang mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap pelestarian alam dan lingkungan, maka keseimbangan ekosistim danau akan tetap terjaga.(foto by: ettylist)

Nah, dengan dibangunnya PLTA ini saja dapat kita perkirakan betapa pentingnya keberadaan danau bagi penghidupan masyarakatnya. Mulai dari perikanan, kegiatan wisata, irigasi, dan lain sebagainya. Tak dapat dihindari, multifungsinya Danau Maninjau memberikan ketergantungan ekomonis langsung maupun tidak langsung bagi masyarakatnya. Pengembanganpariwisata sekitar danau perlu penanganan lintas sektor, untuk mengendalikan eksploitasi danau yang berakibat terganggunya keseimbangan alam dan ekosistim.

Pariwisata Maninjau

Jika kita menuju lokasi danau dari arah kota Bukit Tinggi, maka jarak tempuhnya sekitar 36 km. Pesona alam disepanjang jalan menuju lokasi wisata ini bukan main indahnya. Saya jamin, setiap wisatawan yang datang ke tempat ini pasti setuju pendapat ini.

Perjalanan kesana mengharuskan kita melewati tikungan tajam sebanyak 44 kali, melalui Puncak Lawang dengan panorama yang indah sekali. Tikungan ini menjadi objek wisata yang dikenal dengan “KELOK AMPEK PULUAH AMPEK”. Sebaiknya anda jangan menguji ketrampilan mengemudi dilokasi ini, serahkan saja pada mereka yang sudah sering bolak-balik ditempat ini atau pada mereka yang ketrampilan megemudinya sudah teruji. Lebih baik nikmati saja keindahan alamnya, dan biarkan pengemudi berkonsentrasi. Mengajak pengemudi ngobrol, woow.. apalagi. Jurang-jurangnya lumayan, booo… !

Danau Maninjau dari lokasi wisata "Ambun Pagi"

Untuk dapat menikmati keindahan Danau Maninjau dari sisi lain, kita dapat berhenti sejenak di objek wisata “Ambun Pagi”. Apalagi jika berada di Puncak Lawang, sebuah objek wisata lain dengan pemandangan Danau Maninjau di kejauhan, membuat pesona dan keindahannya kian mengental.

Berada di Puncak Lawang, saya sempat memperhatikan ekspresi beberapa wisatawan di tempat itu.Berdecak kagum pada hamparan danau di kejauhan, dengan keindahan alamnya yang menakjubkan. Seorang diantaranya hanya berucap, ‘ckc..ckc..ck… gilllaaa…  Sebuah ekspresi yang saya tahu benar maksudnya, persis ketika saya pertama kali berada di tempat ini belasan tahun lalu.

Danau Maninjau di lihat dari Puncak Lawang

Sebagian dari jalan berliku yang terdiri dari 44 tikungan terjal dalam perjalanan menurun menuju danau.

Jalan menuju danau setelah melewati kelok 44

Disekitar danau kita juga akan menemui fasilitas wisata umumnya seperti hotel dan restoran.

Penunjuk jalan pada salah satu tikungan tajam yang sempat saya ambil gambarnya dari atas kendaraan. Ada 44 buah tanda seperti ini disetiap tikungan tajam dan terjal. Selain tanda ini, ada juga rambu-rambu jalan dilengkapi dengan cermin cembung untuk membantu para pengemudi melihat kendaraan lain dari arah berlawanan.

Setelah melewati kelok 44 kita masih disuguhi pemandangan alam disekitar danau, melewati perkampungan penduduk setempat yang menjual penganan kecil hasil tangkapan mereka di sekitar danau. Pepes ikan, lokan (sejenis kerang kecil), atau penganan khas lain.

Sebagaimana daerah wisata, kita juga dapat menemukan fasilitas wisata umumnya disepanjang pesisir danau, seperti hotel dan restoran.

Dalam perjalanan ini saya sempat mengambil sebuah gambar bangunan yang sepertinya sering saya liat digunakan sebagai icon untuk pariwisata Danau Maninjau. Meski gambar yang saya bidik kurang memuaskan, tapi saya beruntung menemukan rumah itu dalam perjalanan dipesisir danau.

Nan Kuriak Kundi. Nan Merah Sago. Nan Baiak Budi. Nan Indah Baso. Salah satu kearifan lokal yang tertulis dan terpampang di depan salah satu rumah di pinggir danau Maninjau ini.

Rumah ini nampak berbeda dari rumah-rumah lain yang saya temui di sepanjang pesisir danau. Banyak rumah dengan arsitektur khas Minagkabau disekitar sini, namun rumah ini memiliki nuansa lain.  Meskipun nampaknya kurang terawat, ciri keasriannya masih terjaga. Menyatu dengan panorama indah disekelilingnya. Mungkin sebelumnya adalah sebuah restoran atau sebuah hotel yang memang banyak bertebaran disekitarr danau. Ketika kami melewatinya dan mengambil gambar ini, sepertinya aktifitasnya sudah tidak ada lagi.

Yang menarik dari rumah ini adalah sebuah tulisan yang terpampang disana. Karena saya mengambil gambar ini dari atas kendaraan, jadi saya baru tahu setelah gambarnya di-zoom camera. Begini bunyi tulisannya : Nan Kuriak Kundi.Nan Merah Sago. Nan Baiak Budi. Nan Indah Baso. Artinya kalo diterjemahkan kira-kira begini : Yang berbintik itu Kundi.(sayangnya saya gak tahu kundi itu apa). Yang merah itu gula aren. Yang baik itu Budi Pekerti. Yang indah adalah tata krama berbahasa. Ini adalah kalimat bijak yang lahir dari sebuah kearifan lokal. Bagaimana pemahaman dan aplikasinya bagi sendi-sendi kehidupan masyarakat Minang sendiri ?

Legenda Danau Maninjau

Sebagaimana danau-danau yang ada di Indonesia, asal muasal nama Danau Maninjau pun tak lepas dari legenda. Masyarakat setempat mengenalnya dengan kisah Bujang Sembilan.

Menurut cerita, Danau Maninjau berasal dari letusan gunung berapi Tinjau yang di puncaknya terdapat sebuah kawah. Letusan tersebut terjadi atas doa sepasang kekasih yang difitnah telah melakukan hal-hal tak pantas yang membuat masyarakat disekitar gunung marah, lalu mengarak mereka dan menceburkannya ke kawah. Sebelum diterjunkan ke kawah, mereka diberi kesempatan berbicara. Namun yang keluar dari mulut mereka adalah doa, “Ya Tuhan! Kabulkan doa kami. Jika kami memang benar-benar bersalah, leburkanlah tubuh kami dalam kawah yang panas ini. Tapi jika kami tidak bersalah, letuskanlah gunung ini dan kutuklah Bujang Sembilan menjadi ikan!”

Karena sepasang kekasih ini memang tak bersalah, maka sesaat setelah doa terucap, terdengarlah gemuruh dan getaran dahsyat dari letusan gunung berapi Tinjau. Kawahnya yang luas ini pun akhirnya membentuk kubangan danau. Danau inilah yang sekarang dikenal dengan nama Danau Maninjau. Ikan-ikan yang hidup di Danau Maninjau ini menurut legenda adalah jelmaan Bujang Sembilan,yaitu 9 bersaudara yang salah satunya telah melakukan fitnah karena dendam. Nama-nama Bujang Sembilan itu pun kemudian diabadikan menjadi nama-nama nagari disekitar danau.

Yaaah, begitulah cerita yang pernah saya dengar ketika kecil. Sebagaimana sebuah cerita dengan label legenda, maka ia berkembang di masyarakat secara turun temurun dalam berbagai versi. Kebenaran cerita menjadi tak penting lagi, karena ada pesan moral yang penting di sini. Diberbagai masyarakat tradisional Indonesia pada jaman dulu, mungkin inilah cara efektif untuk memberi nasihat. Cerita-cerita legenda itu pada akhirnya memperkaya khasanah budaya bangsa di jaman ini.

Area Wisata Bukit Lawang

Birunya danau

Menunggu perahu yang akan membawa kami berkeliling danau....

Jakarta, 2 Januari 2012

Salam Hangat dan Semangat :)

Etty Lismiati

Categories: Cakrawala | Tags: , , | Tinggalkan komentar
 
 

Pesona Danau di Ranah Minangkabau (Bagian 1 : Danau Singkarak)

Ekosistim yang yang terdapat di Danau Singkarak, menghasilkan species yang hanya ada di danau ini, yaitu ikan bilih (Mystacoleucus padangensis). Anehnya, ikan ini tidak dapat dibudidayakan diluar habitatnya yang asli, termasuk pembudidayaan dengan jala terapung yang banyak bertebaran diseputar danau. Jala terapung ini dapat menambah ekonomi masyarakat di sekitar danau melalui budidaya udang maupun hasil tangkapan lainnya.

Sumatra barat sudah banyak dikenal sebagai daerah tujuan wisata yang cukup potensial. Meskipun gaungnya tak senyaring Bali, kita tahu ada banyak objek  wisata menarik  di propinsi ini. Mau wisata alam, wisata sejarah ataupun wisata budaya, semua menakjubkan untuk dijelajahi

Sumber : http://www.pesonaindonesia.info/peta/sumaterabarat.jpg

Dengan luas wilayah lebih dari 40 km2 yang terdiri dari 12 kabupaten, secara geografis Sumatra barat memiliki dataran rendah di pantai barat, serta dataran tinggi vulkanik yang dibentuk oleh Bukit Barisan. Garis pantai provinsi ini seluruhnya bersentuhan dengan Samudera Hindia sepanjang 375 km. Termasuk dalam provinsi ini adalah Kepulauan Mentawai yang terletak di Samudera Hindia dan beberapa puluh kilometer dari pesisir. Sedikit berbeda dengan masyarakat Minangkabau daratan pada umumnya, kepulauan ini memiliki wisata alam dan budaya yang unik. Edisi liburan kali ini, saya ingin sedikit berbagi cerita tentang Pesona Danau di Ranah Minangkabau

Sumatra Barat Memiliki 5 danau besar, dengan panorama indah disekelilingnya. Beberapa diantaranya sudah saya jelajahi beberapa kali.

Danau Singkarak

Danau yang seluas 107,8 km²  ini membentang di 2 kabupaten, yaitu Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar. Merupakan danau terbesar ke-2 di pulau Sumatera setelah Danau Toba di Sumatra Utara. Danau Singkarak terkenal dengan ikan bilih-nya , yaitu ikan kecil-kecil yang ukurannya lebih besar sedikit dari ikan teri, tapi tidak asin. Menurut literatur yang pernah saya baca, ikan yang memiliki nama latin Mystacoleucus padangensis ini merupakan species yang hanya hidup di danau ini. Ikan bilih enak sekali jika digoreng kering dengan balado cabe ijo. Hmm… muanntab.

Dari danau inilah air dialirkan melalui terowongan menembus Bukit Barisan ke Batang Anai untuk menggerakkan generator PLTA Singkarak di dekat Lubuk Alung, kabupaten Padang Pariaman, kampung halaman saya. Sebelum anda mengunjungi danau ini, mungkin anda dapat menikmati keindahannya melalui foto-foto yang  ada disini.

Ada banyak jala terapung diseputar Danau Singkarak, dengan hasil tangkapan ikan yang menghidupi perekonomian masyarakat disekitarnya menjadi lebih semarak.

Bersambung di cerita selanjutnya, objek wisata Danau Maninjau…………….

Jakarta 27 Desember 2011

Salam Hangat & Semangat :)

Etty Lismiati

Categories: Cakrawala | Tags: , , , , , , , , , | 4 Komentar
 
 

Lembah Harau Yang Memukau

Pondok kecil dibelakang saya ini merupakan salah satu bagian dari resort Sarasah Bunta di Lembah Harau

Pondok kecil dibelakang saya ini merupakan salah satu bagian dari resort Sarasah Bunta di Lembah Harau

Liburan panjang, waktu yang selalu ditunggu banyak orang. Mengunjungi sebuah daerah wisata, sebaiknya bukan sekedar didasari hobi travelling semata hanya karena memiliki kelebihan uang. Setiap daerah punya budaya uniknya masing-masing. Yang membawa pada keunikan itu tentu saja karena adanya perbedan antara wilayah satu dengan wilayah lainnya dimuka bumi ini.

Menikmati keindahan alam setempat dengan kearifan lokalnya, membawa kita pada pemahaman lebih akan kebesaranNya. Human interest dari hal-hal baru yang ditemui menjadi bahan perenungan yang bermanfaat agar kita bisa saling memahami dan menghargai.

photo by: ettylist.

Dibutuhkan persiapan dan informasi sebanyak mungkin untuk dapat menikmati perjalanan yang mengasyikkan. Terutama ke daerah yang belum pernah dikunjungi, kemanapun tujuannya. Tulisan-tulisan saya pada edisi liburan  ini barangkali bisa sedikit memberikan informasi beberapa objek wisata di seputar Sumatra Barat khususnya.

Bagi anda yang belum menentukan daerah tujuan wisata untuk mengisi liburan ini, berkunjung ke “Ranah Minang” mungkin bisa menjadi salah satu alternatif. Kampung halaman kedua orang tua saya ini, memiliki banyak lokasi wisata menakjubkan yang layak diperhitungkan. Saya sendiri lahir dan besar di Jakarta, namun pesona alam Minangkabau selalu membangkitkan nuansa tersendiri yang membuat saya ingin datang dan datang lagi. Salah satunya adalah Lembah Harau ini. Seperti berbau promosi? Gak salah juga kaaan…. karena keindahan alamnya memang mempesona sie….

Di sisi tebing yang nyaris tegak lurus ini banyak ditumbuhi pohon-pohon besar. Saya mengambil gambar ini dari jalan raya pada jarak lebih dari 2 km. Dengan lensa tele bagian atas dari tebing ini masih ada lagi, yang tidak terlihat di gambar ini. Coba bandingkan dengan tinggi pohon kelapa yang bereret dibawah tebing, bisa bayangkan ketinggiannya kan ?

Di sisi tebing yang nyaris tegak lurus ini banyak ditumbuhi pohon-pohon besar. Saya mengambil gambar ini dari jalan raya pada jarak lebih dari 2 km. Dengan lensa tele bagian atas dari tebing ini masih ada lagi, yang tidak terlihat di gambar ini. Coba bandingkan dengan tinggi pohon kelapa yang bereret dibawah tebing, bisa bayangkan ketinggiannya kan ?

Lembah yang dikelilingi oleh tebing yang menjulang tinggi, sebuah benteng alam maha karya Sang Pencipta. Subhannallah.. (photo by: Ettylist)

Salah satu sisi tebing yang mengelilingi lembah, terdiri dari batuan granit dengan ketinggian hingga ratusan meter. Cocok untuk olah raga panjat tebing yang memacu adrenalin.

Jalan-jalan ke Ranah Minangkabau, memang belum sempurna jika tidak mengunjungi Lembah Harau. Lembah unik mengagumkan ini, terletak di Kabupaten Lima Puluh Kota, sekitar 47 km timur laut kota Bukittinggi. Lembah Harau merupakan jurang besar dengan diameter mencapai 400 m. Tebing-tebing granit dengan kemiringan mendekati 90 derajat ini mengelilingi lembah dengan ketinggian 80 m hingga 300 m, sering disebut sebagai Grand Canyon-nya Indonesia. Disepanjang jalan memasuki Lembah Harau, kita akan menemukan banyak keindahan yang memukau. Ini baru salah satu pesona alam Minangkabau….

Lembah Harau memiliki 2 lokasi wisata, yaitu Sarasah Bunta dan Aka Barayun. Maksudnya, Akar Berayun. Orang Minang menyebutnya “aka”, dengan menghilangkan huruf “r” dibelakangnya. Bahasa Minang memang penuh dengan penggalan kata. Kata “dimana”, mereka akan menyebutnya “dima”. Siapa itu, menjadi “sia tu”. Irit dan pelit. ha..ha..ha… (sttt…ntar ada yang marah nih…)

Tingginya air terjun di Sarasah Bunta.

Di lokasi Sarasah Bunta terdapat 5 air terjun alami yang amat mempesona. Di lokasi ini kita akan menemukan cagar alam dengan tumbuhan dan hewan-hewan langkanya. Disini juga menjadi tempat asyik buat mereka yang ingin menguji adrenalin melalui olah raga panjat tebing.

Jika hanya ingin menikmati harmoninya alam dengan fasilitas modern, wilayah Aka Barayun terdapat sebuah kolam renang dengan air terjun tinggi menjulang. Tak jauh dari lokasi air terjun terapat pula cottage dan resort  dengan harga sewa antara ratusan ribu hingga jutaan dolar permalam.

Memasuki resort yang luas ini, kita harus melalui jalan setapak dilapis semen atau conblock yang mengikuti kontur tanah yang menanjak dan berliku. Lumayan capek untuk sampai di bagian dalam area resort, yang terpisah satu sama lain.

Resort dengan arsitektur rumah "bagonjong" khas Minangkabau berada tepat di bawah tebing curam.

Resort dengan arsitektur rumah "bagonjong" khas Minangkabau berada tepat di bawah tebing curam.

Elemen kayu nampak mendominasi semua bangunan di resort ini. Dengan tebing yang tinggi menjulang disekelilingnya, menghasilkan nuansa kontras yang menumbuhkan keseimbangan harmoni alam. Atap rumbia memberikan nuansa alam asri yang semakin kental di sini. Desain arsitekturnya yang selaras, nampak menyatu dengan alam sekitar.

Mushola bundar dengan kubah kerucut, sebuah bangunan unik di area resort .

Tapi ada satu bangunan unik yang mengusik mata saya. Sebuah bangunan beratap bundar nampak berbeda dengan bangunan lainnya, mengingatkan saya pada rumah adat masyarakat bagian Timur Indonesia. Saya kira ini bangunan apa, ternyata sebuah mushola. Atap bertumpuk dua berbentuk kerucut mungkin desain unik sebagaimana halnya kubah mesjid.

Memasuki obyek wisata ini sangat murah. Hanya dengan retribusi Rp 2000 saja perorang kita akan disuguhi pesona alam yang menakjubkan. Hanya saja, harga sewa penginapan di lokasi ini masih relatif mahal, setinggi tebing disekitarnya.

Berada di lokasi ini seperti berada di sebuah benteng alam karena dikelilingi oleh tebing-tebing curam yang tinggi menjulang. Berteriak di sekitar tebing menghasilkan pantulan gema yang sempurna. Penerapan pelajaran Fisika tentang pantulan bunyi, bisa diaplikasikan dengan baik di sini.

Salah satu rumah 'bagonjong' pada rumah peristirahatan ini nampak begitu asri.

Objek wisata Lembah Harau  sendiri, diperkirakan telah ada dan dikunjungi sejak tahun 1926.  Di dekat Air Terjun Sarasah Bunta, terdapat sebuah monumen peninggalan Belanda,  yang tertera  tanda tangan  F Rinner, seorang Asisten Residen Belanda pada masa itu. Ini  sebuah bukti bahwa sebenarnya  obyek wisata Lembah Harau merupakan obyek wisata yang cukup tua.

Pengembangan industri pariwisata di wilayah ini memang membutuhkan kearifan untuk mempertahankan keasliannya agar tetap terjaga. Jangan sampai pariwisata dikembangkan sebagai sektor strategis hanya untuk mengejar nilai ekonomis tanpa memperhitungkan keseimbangan ekosistim.

Hamparan sawah yang dikelilingi bukit-bukit dengan dinding batu granit yang tegak lurus menjulang tinggi, menjadikan lembah ini amat mempesona. Terpukau oleh keindahan alam yang terbentang dihadapan mata,  membuat kita kecil sekali diantara dinding batu disekeliling lembah yang terbentang luas. Di lembah ini saya tak berhenti berdecak kagum. Sebuah bukti kebesaran Illahi yang tak dapat dipungkiri lagi.

Jakarta, 26 Desember 2011

Salam Hangat dan Semangat :)

Etty Lismiati.

Categories: Cerita dibalik foto | Tags: , , , , , | 4 Komentar
 
 

Keseimbangan

link gambar : http://cdn.webecoist.com/wp-content/uploads/2010/12/balanced_rocks_1x.jpg

Bekerja itu untuk 2 tujuan, untuk memenuhi kebutuhan fisik dan untuk kebutuhan jiwa. Keduanya menjadi satu paket dalam keseimbangan antara hak dan kewajiban. Jika kita beruntung memiliki pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan, mampu mengekspresikan diri sesuai  bakat dan keterampilan yang dimiliki dan melayani orang lain dengan sebaik-baiknya, tentunya pekerjaan menjadi sebuah kesenangan. Kita merasa enjoy mencurahkan segenap perhatian, tenaga, dan pikiran untuk pekerjaan. Rasa senang menghasilkan kepuasan batin sehingga kadang kala saking asyiknya kita mengabaikan hak-hak yang dimiliki anggota badan, yaitu istirahat dan makan.

link gambar : http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQiXYC6T4BYePteDOz98tXAdql5NJbuB_sFQtt74bkOXQxuSSW5fg

Orang yang bekerja juga memerlukan pengakuan dan penghargaan agar hidup lebih bergairah, dan ini hanya bisa diperoleh kalau kita telah mampu menyalurkan kompetensi tertinggi yang kita miliki. Juga mampu memberikan nilai tambah yang sebesar-besarnya bagi orang lain. Kalau asupan gizi bagi jiwa melalui eksistensinya dalam pekerjaan telah terpenuhi, jangan sampai asupan gizi untuk raga menjadi berkurang. Makan dan istirahat deh kuncinya, semua dengan takaran cukup, sesuai irama biologis masing-masing orang. Dalam berbagai hal, kuncinya adalah keseimbangan. Oke, selamat rehat semuanya, semoga besok kita bisa beraktifitas lagi dengan energy baru.  Good Night !

Salam Hangat dan Semangat :)

Jakarta, 13 Desember 2011

Etty Lismiati

Categories: Cakrawala | Tinggalkan komentar
 
 

Budaya Sekolah dan Implementasi Pendidikan Karakter.

Faktor yang memberi pengaruh cukup besar terhadap pembentukan karakter adalah lingkungan di mana seseorang tumbuh dan dibesarkan; norma dalam keluarga, teman, dan kelompok sosial. Seorang anak memiliki waktu yang cukup banyak untuk berada di lingkungan sekolah atau berada di luar sekolah  bersama teman2 satu sekolah.

Budaya sekolah  yang akan dikembangkan melalui pendidikan karakter ini, mestinya diawali dengan pembinaan karakter guru. Menjadi karakter yang benar2 pantas di gugu dan di tiru. Pengembangan budaya sekolah akan menjadi efektif jika  di dukung oleh sistim yang sudah dirancang dengan baik, sehingga suasana kondusif yang tercipta  menghasilkan kesesuaian norma-norma  yang dapat dikembangkan oleh semua unsur sekolah.  Iklim kerja yang baik menciptakan etos kerja yang baik.  Jangan sampai terjadi di suatu sekolah guru-guru yang memiliki dedikasi dan etos kerja, menjadi seperti makhluk aneh, seolah jadi “kerajinan sendiri”.  Ini artinya budaya sekolah belum berjalan dengan baik, yang berimbas pada pendidikan karakter tak akan berjalan dengan efektif.

Guru sebagai ujung tombak pendidikan karakter di sekolah,  tidak bisa lagi hanya “memberi contoh”  tapi harus bisa “menjadi contoh”.  Misalnya memberi contoh keuletan orang-orang sukses, sementara  di mata siswa sang guru menunjukkan kerapuhannya.  Menyuruh anak-anak gemar membaca, sementara  tugas  siswa  saja jarang diperiksa, apalagi membaca tulisannya.  Mengoreksi hasil kerja siswa sudah gak sempat lagi,  tapi masih punya banyak  waktu untuk ‘ngerumpi’.

Memang gak gampang  ya jadi guru, sebuah profesi yang terlanjur dibingkai masyarakat sedemikian rupa  sehingga menjadi sebuah akronim, di gugu dan di tiru.  Ini berat sekali, karena guru juga manusia biasa, sama saja dengan profesi lain, tak lepas dari keliru.  Sebagaimana halnya ragam tipe manusia, guru pun tak lepas dari prilaku minor yang tak patut di tiru. Ada yang naif dan lugu, ada yang pintar bahkan sok tahu.

Alangkah baiknya jika setiap dinas pendidikan wilayah maupun propinsi, mewajibkan tiap  sekolah atau  satuan pendidikan, mengadakan pelatihan bagi seluruh guru2nya. Tujuan intinya untuk pengembangan pribadi, kualitas diri, etos kerja hingga motivasi. Kegiatan ini bisa dilakukan secara berkala, menjadi sebuah penyegaran.  Pelaksanaanya bisa menjadi bagian dari Rapat Kerja yang dilaksanakan sekolah2 setiap menjelang tahun ajaran. Jika seluruh guru menjadi pribadi2 yang berkualitas, mungkin akronim di  gugu dan di tiru menjasi pantas disandang tanpa ragu.

Jika kita mau jujur menerima kekurangan yang ada  sambil membuka diri terhadap perbaikan, maka semua akan bisa dijalani tanpa beban.  Penuhi kewajiban, maka layak menuntut hak.  Barangkali ini hanya sebuah koreksi, boleh jadi hal-hal minor ini ada dalam diri saya, anda, dan kita semua, yuuk kita perbaiki sama-sama. Karena disinilah ladang kita, yang harus dijalani dengan professional.  Profesi yang dijalani dengan penuh dedikasi dan keikhlasan, bisa menjadi ladang pahala juga khan.   Yang penting mau membuka diri terhadap kekurangan yang ada.

Jakarta, 17 Juli 2011

Salam Hangat & Semangat,

Etty Lismiati

Categories: Serba serbi dunia pendidikan | Tags: , , , , , , , , | 2 Komentar
 
 

SURAT TILANG (Info)

Tulisan ini saya copas dari http://www.facebook.com/hanungnugrohojm,  yang diminta untuk disebar luaskan. Semoga info ini berguna….

Surat tilang ada 2 macam: slip merah dan slip biru.

  • SLIP MERAH artinya kita menyangkal telah melanggar peraturan dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan. Biasanya menunggu 2 minggu dan di pengadilan byk calo, terjadi antrian panjang, dan oknum pengadila yg melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang.
  • SLIP BIRU artinya kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda. Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomor rekening tertentu (kalo tdk salah bank BUMN). Setelah itu kita tukarkan bukti transfer dengan SIM/STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang.

Denda resmi KUHP mobil tidak lebih dari 50rb dan dananya resmi masuk kas negara. Jadi, jika kena tilang, mintalah SLIP BIRU (beberapa oknum perlu berdebat dahulu dengan kita. Kita harus ngotot minta SLIP BIRU karena petugas berusaha membohongi kita dengan mengatakan SLIP BIRU tdk berlaku) dengan Slip Biru anda tdk perlu menunggu 2 minggu. Langkah ini membantu negara mengikis korupsi dan kita tidak perlu memberi Uang Damai  ke oknum petugas.

Forwardlah ke teman2 anda.
(#PANTOM 063#personil JMMC jagorawi.) #Perlu ditambahkan dengan slip biru kita hanya membayar RP 36.000 (untuk denda bahwa kita mengakui kesalahan).

Silahkan temen2copas lagi dari sini, atau dari link tadi. Salam hangat & Semangat

Jakarta, 11 Desember 2011

EttyLismiati

Categories: Info | Tags: , , , , | Tinggalkan komentar
 
 

Modifikasi SMS Pencurian Pulsa. Basi, tapi masih ada !

Minta pulsa=mencuri ?

Sekedar info nih buat temen-temen. Sudah setahun terakhir  ini mungkin kita mendengar teman, kerabat atau kita sendiri menerima  sms aneh dari nomor tak di kenal yang isinya minta dikirimi pulsa. Pernah dapet gak ? Mungkin tidak cuma sekali. Saya pun masih menerimanya dalam seminggu terakhir ini. Salah satu isinya begini ”ma, tolong isi pulsa ke nomor ini. papa sedang ada urusan di kantor polisi. ini papa pinjam dari hp petugas”. Atau  isinya seperti  yang ada di gambar di samping ini.

Sebenarnya buat sebagian orang, sms kayak gini sudah tidak asing lagi. Setiap orang yang pertama kali menerima sms begini,  kebetulan si penerima adalah seorang anak yang memanggil ”papa” ke ayahnya, ataupun seorang istri yang memanggil ”papa” ke suaminya,  jika tidak langsung mengirimkan pulsa yang diminta, secara naluriah pasti ngecek donk, baik melalui sms ataupun langsung. Naah, ternyata ketika kita ngecek itulah pulsa terkuras. Sepertinya ini modus operandi lain pencurian pulsa dari oknum tak bertanggung jawab.

Hp = Habis deh Pulsanya !

Awalnya kita tak menyadari ketika masih menerima sms senada ini untuk yang ke sekian kali. Sebagian orang mungkin tak menggubrisnya, langsung mereka delete saja. Kemungkinan reaksi lainnya adalah otomatis membalas sms dengan ngomel-ngomel bahkan cacian ke si pengirim. Apalagi jika sebutan nama si pengirim di sms ini berbeda dengan panggilan nama yang biasa kita sebut dalam keluarga.  Lucunya lagi, masih saja beredar sms senada sampai saat ini, yang tentu buat sebagian orang  sudah basi, yang dikirim berkali-kali dengan sedikit modifikasi . Kadang diawali dengan panggilan ”ma” , “pa” atau ”yang..” (gundul peyang kali ! gemes saya). 
Anehnya, meskipun sudah banyak masyarakat tahu bahwa itu bo’hong karena sudah pernah di ulas di sebuah media, kok masih saja sms seperti ini beredar lagi. Bahkan belakangan ini juga beredar sms yang bunyinya meminta kita memasukkan sejumlah uang ke sebuah nomor rekening di bank, sengaja tanpa menyebut ke nomor rekening siapa dan untuk tujuan apa. Maksudnya tentu saja supaya kita membalas dengan pertanyaan melalui sms, yang penting nomor HP kita masuk ke sistimnya. Karna kita tahu bahwa itu bo’ong, pasti sebel khaan….apalagi jika tidak hanya sekali menerima sms begini, lalu terpancing membalasnya dengan mengirimkan sms balik mencaci. Adakah diantara kita yang pernah melakukan ini ? Padahal ternyata itulah yang diharapkan si pengirim. Tak penting apa isi sms yang kita buat, karna bisa saja sistim mereka hanya mendeteksi nomor HP kita.

Buat temen-temen yg masih menerima sms kayak gini, sebaiknya langsung delete aja. Gak usah di balas, karena tahu-tahu pulsa kita amblas. Karena dengan membalas berarti memasukkan kode-kode angka di nomor Hp kita kedalam sistim mereka lalu menguras pulsanya.

:) Salam Hangat & Semangat

Jakarta, 3 Desember 2011

Etty Lismiati

Categories: Cakrawala | Tags: , , , | 2 Komentar
 
 

Materi KD 3.4 : Zat Adiktif dan Psikotropika

Unduh : Materi KD. 3.4 : ZAT ADIKTIF DAN PSIKOTROPIKA

ZAT ADIKTIF

Yaitu zat yang dapat mengakibatkan efek adiksi (kecanduan) pada penggunanya.

Contohnya  :

daun ganjaDAUN GANJA

DAUN GANJA

  • rokok
  • alkohol
  • kopi
  • ganja
  • opium
  • shabu-shabu
  • putau
  • morfin dan lain-lain.

Biji kopi

 

 

 

Adiksi merupakan suatu keadaan fisik maupun psikologis (kejiwaan) seseorang yang mengakibatkan badan dan jiwanya selalu memerlukan obat tersebut untuk dapat berfungsi normal. Istilah lain dari adiksi adalah ketergantungan obat

Bentuk ketergantungan obat dapat berupa :

1. Ketergantungan fisik, yang ditunjukkan melalui 2 faktor, yaitu:

a. Toleransi 

Yaitu menurunnya khasiat obat setelah pemakaian yang berulang-ulang, sehingga selanjutnya ia membutuhkan dosis yang lebih besar untuk memberi khasiat yang sama. Lama kelamaan dosis ini dapat mencapai batas yang membahayakan sehingga dapat menimbulkan kematian.

b. Pemantangan

Dikenal juga dengan istilah  putus obat atau abstinensi.

Yaitu gejala-gejala sakit pada saat pemakaian obat dihentikan, seperti menggigil. Pemantangan ini menunjukkan bahwa obat tersebut telah mempunyai peranan dalam fungsi tubuh orang itu, seolah-olah tubuhnya tidak bisa lepas lagi dari obat itu.

2. Ketergantungan psikologis

Suatu keinginan yang tak tertahankan (kompulsif) untuk terus memakai obat. Keadaaan ini sering juga disebut sakau / ketagihan.

Pengelompokkan zat adiktif

Zat adiktif pada awalnya diperoleh dari berbagai jenis tumbuhan seperti daun ganja dan kokain. Dalam perkembangannya, berbagai jenis senyawa yang berkhasiat serupa, telah berhasil dibuat manusia untuk digunakan dalam bidang kedokteran dan kesehatan. Keseluruhan zat adiktif ini disebut NARKOBA atau NAPZA.

NARKOBA singkatan dari         : NARKOtika dan oBAt-obat terlarang

NAPZA        singkatan dari          : Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif lainnya.

Menurut undang-undang, zat yang digolongkan ke dalam narkotika, meliputi:

  • Opioda ( opium, morfin dan heroin)
  • Ganja
  • Kokain

PSIKOTROPIKA adalah obat atau zat yang tidak tergolong narkotika dan alkohol, tetapi memiliki khasiat seperti narkoba dan alkohol.

Contoh obat-obat  psikotropika yang banyak digunakan yaitu :

  • Amfetamin
  • Barbiturat

Zat yang digolongkan dalam ZAT ADIKTIF LAINNYA , adalah :

  • Rokok
  • Kopi
  • Berbagai jenis inhalansia, seperti tinner, bensin, lem dan sebagainya.

Berdasarkan effek yang ditimbulkannya napza dapat digolongkan dalam 3 golongan, yaitu :

1. Zat-zat Stimulan

Stimulan adalah zat yang merangsang sistim saraf pusat sehingga mempercepat proses-proses dalam tubuh, seperti meningkatnya detak jantung, pernapasan dan tekanan darah. Stimulan dapat membuat orang lebih siaga dan menyembunyikan kelelahan.

Contohnya :

  • Kafein
  • Nikotin
  • Kokain
  • Amfetamin

2. Zat-zat Depresan

Depresan adalah zat yang dapat mengakibatkan aksi kebalikan dari stimulan, yaitu  :

  • Menurunnya kesadaran terhadap dunia luar dan menidurkan,
  • Memperlambat proses tubuh dan otak, seperti menurunkan tekanan darah , suhu tubuh, detak jantung, dan kontraksi otot.
  • Digunakan  dalam bidang kedokteran  untuk terapi insomia (sulit tidur) dan ketegangan (stress).

Contohnya  :

  • Alkohol
  • Obat-obat penenang seperti valium dan barbiturat

3.   Zat Halusinogen

Halusinogen adalah zat yang dapat mempengaruhi sistim saraf dan menyebabkan timbulnya halusinasi (khayalan). Pengguna zat ini mendengar dan melihat sesuatu yang sebenarnya tidak nyata.

Contohnya  :

  • LSD (Lysergic Acid Diethylamide)

BERBAGAI JENIS ZAT ADIKTIF DAN DAMPAKNYA

1. ROKOK

Tembakau mengandung suatu senyawa proaktif yang disebut nikotin. Nikotin berasal dari nama Jean Nicot, orang yang memperkenalkan manfaat nikotin dalam bidang medis.

Efek negatif dari beberapa bahan kimia yang berasal dari rokok antara lain:

a).    Karbon monoksida (CO) .

  • Zat ini merupakan gas yang sangat beracun.
  • Gas karbon monoksida mudah terikat pada hemoglobin, sehingga mengurangi kemampuan darah mengikat oksigen dan membuat  jantung akan bekerja lebih keras.
  • Keracunan gas CO dapat menyebabkan kematian.

b)      PAH, dapat menyebabkan ganker.

c)      Tar dan resin

  • Suatu cairan berwarna kuning kecoklatan.Keduanya dapat menumpuk dan mengganggu kerja paru-paru.
  • Sekitar 30 jenis senyawa yang terdapat dalam tar dapat menyebabkan kanker.
  • Tar dan resin juga dapat membuat sistim pernapasan teriritasi, sehingga sesak napas.

d)      Nikotin

  • Bersifat racun. Zat inilah yang menyebabkan adiksi dalam rokok.
  • Nikotin dapat menstimulan susunan saraf pusat.
  • Kadar nikotin dalam sebatang rokok berkisar antara 1% sampai 4%.Sedangkan kadar nikotin yang masuk ke paru-parau sekitar 0,25 mg dari setiap batang rokok yang di hisap.
  • Dosis fatal nikotin pada manusia adalah 60 mg.

Kandungan  zat-zat kimia  pada rokok

2.   ALKOHOL

Alkohol mempunyai nama kimia etanol, sudah dikenal manusia ribuan tahun yang lalu, dan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari pada berbagai budaya tertentu.Di Indonesia dikenal beberapa minuman lokal  yang beralkohol seperti, brem, tuak dan ciu.

Ada 2 sistim pembuatan alkohol, yaitu:

  1. Dengan sistim peragian(fermentasi),menghasilkan kadar alkohol hingga 14 %.
  2. Dengan sistim penyulingan, dapat menghasilkan kadar yang lebih tinggi.

Selain ke 2 cara itu, alkohol juga dapat dibuat dari senyawa etana, yaitu suatu produk minyak bumi.

Menurut peraturan pemerintah (Direktorat Pengawasan Obat dan Makanan), minuman keras ada 3 golongan, berdasarkan kadar alkohol yang dikandungnya :

  1. Golongan A    : kadar alkohol  1 – 5 %, misalnya bir.
  2. Golongan B     : kadar  alkohol 5  – 20 %, misalnya anggur.
  3. Golongan C     : kadar  alkohol 20 – 45%, misalnya wiskey dan vodka.

Efek Negatif dan Pengaruh Minuman Keras Terhadap Peminum

  1. Alkohol dalam jumlah sedikit, mula-mula menekan pusat pengendalian diri, sehingga rasa malu peminum akan berkurang,lebih berani berbicara, merasa santai dan tidak merasakan kecemasan.
  2. Dalam jumlah banyak, peminum akan sempoyongan , berbicara pelo dan kemampuan menilai sesuatu akan berkurang untuk sementara waktu.
  3. Dalam jumlah yang melampaui batas ketahanan tubuh, dapat meyebabkan koma dan kematian.
  4. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat megakibatkan ketergantungan dan menimbulkan kerusakan pada organ-organ vital tubuh dan gangguan jiwa tertentu.
  5. Banyak kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminal .terjadi dibawah pengaruh alkohol. Hal ini terjadi karena etanol menyebabkan kecermatan penglihatan berkurang, kemampuan membedakan waktu terganggu, koordinasi gerakan tubuh terganggu, respon lebih lamban, sementara sikap nekat bertambah.

3.   NARKOTIKA

Narkotika  meliputi : Opioda , ganja dan kokain.

Narkotika alami  berasal dari 3 jenis tumbuhan, yaitu :

A. Opioda /opium  (papever somniferum)

B. Ganja (cannabis sativa)

C. Kokain (Erythroxylumcoca)

A.  Opioda, adalah nama golongan zat yang memiliki khasiat :

  1. Menekan pernapasan
  2. Dalam bidang kedokteran dimanfaatkan sebagai analgesic (penghilang rasa nyeri).
  3. Bersifat hipnotik ( menidurkan ) dan euforik ( menimbulkan rasa gembira).
Buah opium (papever somniferum) berupa bulatan sebesar bola pingpong bewarna hijau.

Buah opium (papever somniferum) berupa bulatan sebesar bola pingpong bewarna hijau.

Opioda di bagi dalam 3 golongan, yaitu :

a). Opioda alami.

Yaitu opioda murni berasal dari bahan-bahan alami berupa getah yang keluar dari kotak biji tanaman papever   somniferum. Getah ini disebut opium. Misalnya :

  • Morfin
  • Kodein
  • Tebain.

b). Opioda semi sintesis, yaitu opioda yang diperoleh dari bahan alami dengan sedikit perubahan kimia misalnya :

  • Heroin
  • Hidromorfon.

c). Opioda sintetis ,yaitu opioda hasil dari ramuan senyawa-senyawa kimia yang dibuat oleh manusia, misalnya :

  • meperidin
  • propoksifen
  • levorfanol.

Opioda meliputi : opium, morfin dan heroin.

Karakteristik morfin :

  • Bentuknya berupa kristal putih yang lambat laun berubah menjadi kecoklatan.
  • Merupakan analgesik kuat.
  • Tidak berbau.
  • Rasanya pahit

Akibat dan bahaya yang timbul dari morfin:

  • Kematian akibat kelebihan dosis (OD = over dosis), pada umumnya disebabkan oleh sifatnya yang menghambat pernapasan.
  • Dapat meyebabkan sembelit, mengganggu siklus menstuasi, impotensi dan berbagai macam efek lainnya.

Karakteristik Kodein  

Merupakan analgesik lemah dengan kekuatan 1/12 dari morfin,oleh karena itu kodein tidak digunakan sebagai analgesik tetapi sebagai anti batuk yang kuat.

Karakteristik Heroin

  • Bentuknya berupa serbuk putih dan rasanya pahit.
  • Penyalahgunaan heroin, warnanya bisa  bermacam-macam, karma dicampur bahan lain seperti bubuk coklat, gula merah, tepung dan susu bubuk. Kadar campuran  berkisar antara  2%  –  4%. Racikan ini dkenal dengan nama putau.
  • Mempunyai kemampuan analgesik yang jauh lebih kuat dari pada morfin, tetapi tidak digunakan dalam kedokteran karma sangat mudah menimbulkan adiksi (ketagihan)

B.  Ganja ( mariyuana )

Ganja diperoleh dari tanaman cannabis sativa atau cannabis indica, sejenis tanaman perdu dengan bentuk daun seperti daun singkong.Ganja mengandung zat psikoaktif , yaitu zat yang dapat mempengaruhi mental, emosi dan tingkah laku orang yang memakainya.

Kadar psikoaktif tertinggi terdapat pada pucuk tanaman yang sedang berbunga.Akan tetapi, dengan kadar yang lebih rendah juga terdapat pada daun dan rantingnya.Diseluruh dunia terdapat lebih dari 100 species (jenis) tanaman ini, yang tumbuh di daerah tropis dan subtropics. Di Indonesia banyak tumbuh di wilayah utara pulau Sumatra.Kekuatan  zat psikoaktif  pada tiap spicies tidak sama , tergantung pada tempat tumbuh, iklim, serta waktu ketika dipetik.Kadar tertinggi dapat mencapai 5%.Akan tetapi dengan cara penanaman  tertentu, kadarnya dapat mencapai 10%.

Dari ganja dapat diperoleh hashish, yaitu getah tanaman ganja yang dikeringkan dan dibentuk berupa lempengan .Kadar zat psikoaktif dalam hashish dapat mencapai 15 – 30%.

C.  Kokain

Kokain berasal dari tanaman  koka ( Erythroxylum coca) yang tumbuh di Bolivia  dan Peru pada lereng-lereng pegunungan Andes, di Amerika Selatan.Dalam bidang kedokteran, dulu kokain digunakan sebagai obat bius (anestesi) local, tetapi sekarang tidak digunakan lagi.

Zat kokain pada tanaman koka dipisahkan dari daunnya, sehingga didapat suatu kristal berwarna putih.Penyalah gunaan pemakaiannya dapat dengan cara ditelan, disedot melalui hidung, disuntik atau dihisap melalui rokok.Kokain  tergolong stimulan susunan saraf pusat.Pada dosis rendah, dapat melambatkan denyut jantung, tetapi pada dosis tinggi dapat meningkatkan denyut jantung sehingga tekanan darah naik.

Penyalah gunaan pemakaian kokain, dapat menimbulkan  :

  • Eksitasi ( perasaan senang sekali).
  • Kesadaran yang berkabut.
  • Pernapasan tidak teratur, kejang dan tremor.
  • Pupil melebar, denyut nadi bertambah cepat, tekana darah naik ,rasa cemas dan ketakutan
  • Kokain dimetabolisasi secara cepat oleh hati , sehingga toletansi cepat terjadi.

4.   SEDATIVA  (PENENANG) DAN HIPNOTIKA (PENIDUR)

Sedativa dan hipnotika adalah golongan zat yang dapat memberi efek menenangkan dan kantuk.Ada berbagai  zat yang dimasukkan ke dalam golongan sedative dan hipnotika, diantaranya adalah :

A. Asam Barbiturat

Merupakan suatu asam urat , yang pertama kali disintesa  oleh Adolf von Bayer. Penemuan zat  ini bertepatan dengan hari peringatan santa Barbara, sehingga namanya menjadi Asam Barbituran .Singkatan dari Barbara dan asam urat.

Barbiturat tergolong depresan susunan saraf pusat.Dalam dosis kecil memberi efek menenagkan, sedangkan dalam dosis besar dapat menginduksi tidur.Pada dosis tinggi selain memberi efek sedasi (menenangkan) , dapat pula menghambat pernapasan, menimbulkan komplikasi jantung,tidur, koma bahkan kematian.Barbiturat banyak disalahgunakan dengan nama pil koplo.

B. Benzodiazepin

Obat ini dalam kedokteran  digunakan untuk mengatasi anxietas (rasa cemas), ketegangan , anti kejang  atau untuk menimbulkan efek sedasi.Dosis mematikannya tinggi sehingga relative lebih aman dari pada sedative dan hipnotika yang lain..Akan tetapi penggunaan dalam jangka panjang dapat menimbulkan toleransi , ketergantungan fisik, dan gejala putus asa.

Benzodiazepin yang sering disalah gunakan antara lain :

  • Nitrazapam (misalnya dumolid, mogadon)
  • Diazepam ( misalnya valium dan pil BK)
  • Bromazepam
  • Flunitrazepam

5.   AMFETAMIN

Akhir abad ke 19, para ahli farmasi berhasil menemukan struktur kimia epinefrin (adrenalin), yaitu suatu zat yang secara alami sudah ada dalam tubuh untuk menghadapi stress dalam hidup.Setelah penemuan tersebut, ratusan zat yang berkhasiat mirip diantaranya amfetamin, berhasil disintesa.Beberapa diantaranya dimanfaatkan dalam bidang kedokteran,tetapi lebih banyak yang disalahgunakan

Amfetamin juga dikenal dengan nama  speed, uppers, whiz atau sulfat.Contoh obat-obat penenang yang mengandung amfetamin adalah Ecstacy dan shabu-shabu (SS).

Penggunaan  amfetamin dalam bidang kesehatan  :

  • Untuk pengobatan terapi depresi ringan.
  • Parkinsonisme (penyakit akibat benturan dikepala terus menerus)
  • Skizofrenia (gila)
  •  Hipotensi (tekanan darah rendah)

Bentuk penyalah gunaan amfetamin  yang tidak berdasarkan petunjuk kesehatan antara lain :

  • Sebagai dopping, yaitu meningkatkan prestasi dalam pertandingan olah raga secara tidak sah.
  • Untuk mengurangi berat badan karena dapat menghilangkan rasa lapar.
  • Untuk meningkatkan ketahanan fisik dalam bekerja.
  • Untuk menghilangkan rasa kantuk sehingga sering digunakan oleh pengemudi jarak jauh.

Bila dipakai terus-menerus, amfetamin dapat menimbulkan ketergantungan fisik dengan gejala rasa lelah, apatis ( sikap tak peduli), depresi, rasa nyeri pada seluruh tubuh, gerakan motorik lamban, hipersomnia (tidur terus) dan banyak mimpi.

6.   HALUSINOGEN

Halusinogen adalah zat-zat yang dapat mengubah persepsi (pandangan),   pikiran dan perasaan seseorang, serta  menimbulkan halusinasi (khayalan).Sebagian zat tersebut merupakan sintetik,misalnya LSD (Lysergic Acid Diethylamide), yaitu  zat  yang sangat kuat dan paling sering disalah gunakan.

Sementara yang alami misalnya :

  • Ololiukui, yaitu suatu ramuan yang dipakai suku Indian dalam upacara ibadah untuk berkomunikasi dengan Tuhannya .
  • Kohoba,yaitu serbuk yang disedot pendduk Haiti dalam aktivitas social mereka.

Halusinogen dapat menyebabkan orang melakukan tindakan yang tidak rasional,misalnya melompat dari gedung tinggi (bunuh diri)

7.   INHALANSIA DAN SOLVEN

Zat yuang digolongkan inhalansia dan solven meliputu, meliputi berbagai senyawa organic yang berupa gas atau pelarut yang mudah menguap.zaat ini banyak terdapat pada barang-barang keperluan rumah tangga dan kantor,contohnya :

  • Pelarut yang terdapat dalam lem/perekat
  • Khloroform
  • Freon
  • Aseton dan bensin

8.      KAFEIN                          

Kafein adalah zat psikoaktif yang terdapat dalam tanaman kopi, daun teh dan coklat. Zat kafein terbanyak terdapat pada kopi.Biji kering kopi robusta misalnya mengandung 2% – 2,5% kafein.Kafein juga terdapat  dalam minuman ringan dan berbagai obat tertentu.Kafein  dapat meningkatkan gairah dan kesiagaan, tetapi juga dapat menimbulkan kecemasan (anxietas)

DAMPAK PENYALAH GUNAAN NARKOBA

1.   Masalah Pribadi

a.      Masalah fisik      

Narkoba merusak fungsi organ-organ tubuh pemakainya.

 b.     Masalah hukum

Kasus yang terkait narkoba, mulai dari   pemakai,pengedar,produsen dan siapa saja yang berperan pada peredaran narkoba diancam dengan hukuman yang sangat berat sampai hukuman mati.

c.       Masalah  Psikologis dan kecerdasan

Narkoba menurunkan kecerdasan, karena  zat-zat tersebut mengakibatkan kerusakan pada otak dan sistim saraf.Seorang pecandu akan kehilamngan sebagian dari kemampuan intelektualnya.

2.   Masalah keluarga

Suatu keluarga yang salah satu anggotanya menjadi pecandu narkoba akan menghadapi berbagai masalah , baik masalah ekonomi,psikologis maupun sosial.Seorang pecandu akan merongrong keluarga dan berusaha dengan cara apa saja agar mendapatkan uang untuk memperoleh narkoba. Keluarga menjadi terganggu dan malu terhadap lingkungan.

 3.   Masalah masyarakat

Meski bersimpati,namun tidak banyak yang bisa dilakukan masyarakat, sehingga cenderung menjauh karena takut tertular. Adanya pecandu dalam masyarakat, kehadirannya menjadi amat meresahkan, karena banyak menimbulkan masalah sosial antara pemakai dan masyarakat disekitarnya. Seorang pecandu dapat menggunakan segala cara untuk memperoleh obat, termasuk mencuri dan tindakan kriminal lainnya.

4.      Masalah Negara

Negara sangat dirugikan oleh narkoba, karena akan kehilangan generasi penerus bangsa sehingga tidak dapat bersaing dengan negara lain untuk kemajaun bangsa dan negaranya sendiri.Jika generasi penerus bangsa ini banyak yang rusak,tinggal tunggu kehancurannya.

Selamat Belajar, daaannn….” Katakan Tidak pada Narkoba”!

                                                            Narkoba NO ! Prestasi YES !

Salam Hangat & Semangat

Jakarta, 30 November 2011

Etty Lismiati, S.Pd.

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 4 Komentar
 
 

BJRB, TANAMKAN CINTA BAHARI SEJAK DINI

TNI angkatan laut bekerja sama dengan Diknas dan Pemda Jakarta Utara melaksanakan kegiatan Bintal (Pembinaan Mental) Juang Remaja Bahari (BJRB) 2010. Pangkalan Utama Angkatan Laut (LANTAMAL) III yang bermarkas di Jakarta sebagai pelaksana kegiatan, mempunyai misi yang bagus untuk menumbuhkembangkan cinta bahari sejak dini terhadap generasi muda.Sedikitnya 600 pelajar SMA sepulau Jawa, termasuk didalamnya 150 pelajar dari 5 wilayah DKI, Depok dan sekitarnya, beruntung sudah mendapat kesempatan emas bisa berada di salah satu kapal perang milik TNI-AL ini. Mengenal lebih dekat kebaharian , mendapat berbagai pengalaman menarik selama pelatihan, tidak setiap anak bisa mendapat kesempatan ini . Sayang sekali jaman saya sekolah dulu kayaknya kok gak ada ya. Atau saya aja yang kurang informasi  barangkali, karena publikasinya hanya dikalangan terbatas, boleh jadi :(

Anakku Irhas Anedi Priwima salah satu pelajar SMA yang beruntung dapat kesempatan mengikuti Pembinaan Mental Juang Remaja Bahari dari TNI AL dan merasakan berada di kapal Perang MAKASSAR-590 milik TNI

.

 

Menunggu 'apel' dimulai. Biasa...anakku malu-malu kalo di foto dekat teman-temannya yang belum dia kenal. Makanya buru-buru 'melengos' gak mau liat kamera, apalagi pas ada salah seorang peserta putri dari sekolah lain melintas di depannya.

Di depan Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Terbayang wajah kesal anakku ketika di foto oleh bapaknya. he..he.. cemberut lagi !

Kebetulan salah satu diantara para pesertanya adalah anak saya, IRHAS ANEDI PRIWIMA, yang beruntung terpilih mewakili sekolahnya bersama dua teman lainnya. Mengikuti kegiatan ini, sekaligus mengisi liburan, dapat teman baru pastinya sangat mengasyikkan.

Bagaimana gak beruntung, meskipun saya pernah mengenal dunia kemiliteran (meski sedikit) ketika masuk resimen mahasiswa dulu, tapi terus terang yang saya tahu baru  sekelumit. Melihat kapal perang TNI saja cuma dari televisi atau gambar doang. Makanya seneng juga waktu dengar anak saya menjadi salah satu pesertanya.

Saya dan suami sampai ikut mengantar dia kumpul di kantor Wali Kota Jakarta Utara, terus ikut mobil rombongan TNI-AL menuju dermaga Tanjung Priuk. Rupanya panitia penyelenggara tidak keberatan dan bukan cuma kami saja  yang ikut sampai di dermaga ternyata. Beberapa ibu-ibu juga ada yang ikut rombongan untuk mengantar anak perempuan mereka (perempuan!) meski tidak banyak memang… Seorang ibu yang duduk di sebelah saya dalam mobil milik TNI-AL itu mengira saya mengantar anak perempuan juga seperti dia.

He..he.. he.. norak-norak dikit gak apalah. Meski saya tahu, anak saya sendiri sebenarnya agak keberatan harus diantar oleh kedua orang tuanya. Anak laki-laki gitu loh… malu nanti di bilang ‘anak mami’…. ha..ha… turunlah kredibilitasnya. Kami maklum ketika di sana anak saya langsung ‘ngilang’ berbaur ditengah peserta lainnya. Ya, gak masalah. Cuma mata saya mesti jelalatan kesana-kemari mencari dia diantara ratusan peserta lainnya hanya  sekedar mau foto dia bersama teman-temannya.

Semua peserta dari 5 wilayah DKI dan sekitarnya berkumpul di halaman kantor Wali Kota Jakarta Utara pada Kamis pagi tgl 8 Juli 2010. Dari sini mereka diberangkatkan dengan mobil AL menuju dermaga kapal TNI-AL di Tanjung priuk.

Kowal dan Marinir ikut ambil bagian dalam fungsi dan tugasnya masing2 pada kegiatan di kapal ini.

Kesempatan ini kami gunakan untuk mencari berbagai informasi dari anggota TNI-AL yang terlibat pada kegiatan ini. Hanya sayang kami tidak bisa meliput semua rangkaian kegiatan diatas kapal. Sebuah kegiatan yang bagus sekali untuk diangkat mestinya, untuk bisa lebih mengembangkan kecintaan terhadap bahari bagi pelajar dan generasi muda penerus bangsa ini. Memupuk kedisiplinan dan rasa kepedulian terhadap keutuhan wilayah NKRI, yang sering kali harus kehilangan pulau-pulau kecilnya diperbatasan. Jika mereka jadi pemimpin kelak, diharapkan dapat mempertahankan wilayah NKRI dan mengembangkan potensi bahari sebagai sumber penghidupan bagi masyarakat setempat. Bukan sebagai masyarakat yang kekayaan alamnya dikeruk, apalagi untuk kepentingan negara lain sementara mereka masih tetap terpuruk.

Pengenalan bahari ini digelar di atas galadak Kapal perang KRI Makasar-590 di Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara, Kamis (8/7). Kapal tersebut kemudian berlayar ke Lampung selama 3 hari hingga Sabtu (10/7) . Kembali mendarat di Pelabuhan Tanjung Priuk pada hari Minggu(11/7). Kegiatan BJRB ini dilepas oleh Komandan Lantamal III Laksma TNI Iskandar Sitompul, yang didampingi oleh Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono.

Selain diikuti para pelajar dari lima wilayah kota administrasi, BJRB ini juga diikuti keluarga besar TNI AL, Pondok Pesantren Al Islah Tajuk Indramayu, Yayasan Perguruan Islam Depok dan SMK Hang Tuah, serta 100 orang dari komunitas selam “Kingdom Scuba Diver” yang akan melakukan penyelaman di perairan gunung Krakatau dan perairan Piapung Lampung. Semoga anakku dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebaik-baiknya dan memetik pelajaran berharga dari sini.

Alangkah bagusnya jika kegiatan semacam ini mendapat apresiasi yang cukup baik bagi instansi terkait. Melalui dinas pendidikan setempat, menggalang kerja sama dengan setiap Pemda di setiap propinsi di Indonesia yang memiliki potensi bahari dan kelautan. Sehingga dapat menjangkau lebih banyak pelajar baik negeri maupun swasta di seluruh wilayah Indonesia, secara lebih merata.

Wassalam :)

Jakarta, 12 Juli 2010

Etty Lismiati

Sekilas tentang KRI Makassar-590

 

 

 

 
Karier (ID)
Naval Jack of Indonesia.svg
Pembuat: Daesun Shipbuildings & Engineering Co. Ltd, Korea Selatan
Mulai dibuat:  
Diluncurkan:  
Status: Masih bertugas
Karakteristik umum
Berat benanam: 7.800 ton
Panjang: 122 m (400,26 kaki)
Lebar:  
Draught: Unknown
Kecepatan: max 16 knot, jelajah 14 knot, ekonomis 12 knot
Jarak tempuh: 30 hari tanpa pasukan
Awak kapal: 500 orang
Sensor dan Radar: Radar Navigasi Tokimec
Persenjataan: Meriam kal 40 mm bofors, mitraliur 12,7, rudal mistral simbad
Pesawat: 3 × Helikopter 2 di geladak heli dan 1 di hanggar

KRI Makassar (590) adalah sebuah kapal LPD buatan Daesun Shipbuildings & Engineering CO. Ltd, Korea Selatan. Kapal ini merupakan kapal pertama dari dua kapal yang dibangun di Korsel dan dirancang sebagai kapal LPD (Landing Platform Dock) atau kapal yang mempunyai platform docking dan undocking untuk mengoperasikan LCU.

Selain sebagai kapal tempur yang mempunyai fungsi utama dalam Operasi Amfibi untuk mengangkut Pasukan beserta seluruh perlengkapan dan kendaraannya, kapal yang berteknologi desain semi stealth ini juga dapat difungsikan untuk untuk operasi kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam, Kapal Rumah Sakit. Kontrak kapal ini ditandatangani pada Desember 2004, kontrak ini berisi tentang pengadaan satu Kapal Komando (KRI Tanjung Dalpele) dan empat kapal LPD (dua dibuat di Korea dan dua lainnya dibangun di PT PAL Surabaya).

Senjata

Kapal ini dirancang khusus untuk mampu dipasang meriam 40 mm bofors,, Mitraliur 12,7 mm dan rudal anti udara jarak pendek Mistral , juga dilengkapi ruang CIC untuk sistem kendali senjata (fire control system), serta sebagai alat komunikasi dengan kapal-kapal jenis kombatan lain untuk melindungi pendaratan pasukan dan kendaraan tempur serta pengendalian pendaratan helikopter.

 

 

Kapal ini mempunyai panjang 122 meter, lebar 22 meter tinggi keseluruhan 35 m itu dapat mengangkut sekitar 618 personel termasuk awak kapal, 22 kendaraan tempur/perintis, 15 Truk dan 3 helikopter. Kapal berdisplacement 7.600 ton itu, juga dilengkapi dengan landasan pendaratan helikopter (helipad). (Sumber: Wikipedia)

Para peserta mulai memasuki kapal.

Selamat Datang Para Peserta BJRB 2010 di KRI Makasar-590

Sebagian dari peserta putri, menunggu giliran memasuki kapal.

Irhas, diantara para peserta.

Seragam kedua kelasi ini puuutiiiihhh..... bersih ! Keren kaaan...?

Komandan Lantamal III Laksma TNI Iskandar Sitompul (kanan), yang didampingi oleh komandan kapal (kiri)

Para peserta menunggu upacara pelepasan yang akan diadakan di atas geladak yang konon dapat menampung seribuan personi

Bersandar di dermaga

Dibalik pulau kecil ini nampak gunung krakatau dari kejauhan, keliatan gak …?

 

Categories: Cerita dibalik foto | 2 Komentar
 
 

Berbuat Baik Adalah KESEMPATAN !

Terinspirasi dari status FB teman saya, yang mendapatkan pertolongan tetangganya ketika mobilnya mengalami kempes di jalan disaat akan mengantar anaknya ke sekolah. Mengganti ban mobilnyanya, padahal tetangganya itu sedang dalam perjalanan ke kantor. Tentu saja sudah rapi, tapi masih mau menyempatkan diri untuk turun dan membantunya. Bahkan memberi tumpangan untuk anaknya yang searah dengan perjalanannya. Sebuah sikap yang mengesankan bukan ? Maka saya tulis catatan ini, karna yang muncul dibenak saya bagaimana sikap orang pada umumnya ketika melihat kesulitan orang lain ditengah kesibukannya sendiri. Teman saya ini tinggal di Malaysia, tapi saya pikir pola umum kehidupan dikota besar tak banyak beda dengan kota2 besar lainnya di negara manapun .

Perbuatan baik akan berbuah baik! Baik dan buruk perbuatan orang akan berpulang ke diri sendiri. Jika berbuat baik tanpa pamrih maka akan dapat balasan serupa bahkan lebih. Balasan yang diterima bisa langsung ataupun tidak. Pengalaman yang ditulis teman ini, bukan hal kecil dimata saya. Menjadi berbeda karena tetangganya itu masih mau memikirkan orang lain dalam situasi apapun. Tentu saja dalam kehidupan jaman sekarang menjadi sesuatu yang mengesankan, terutama ditengah makin tipisnya rasa kepedulian orang di kota metropolitan. Bagaimana dengan di Jakarta ?

Kadang kala kita sering kali tak sempat lagi memikirkan orang lain, sibuk dengan urusan masing2. Boro2 memikirkan tetangga, berbagi waktu dengan keluarga saja seringkali harus menunggu adanya waktu yang tersisa. Padahal tak kan pernah ada. Apalagi jika yang kita lakukan selalu berorientasi pada diri sendiri .

Menyempatkan diri ditengah kesibukan untuk menolong orang lain, merupakan sebuah anugerah dan kesempatan (mestinya !). Tapi berapa banyak dari kita yang memandangnya sebagai kesempatan. Betapa banyak sebenarnya yang bisa kita lakukan untuk menolong orang. Banyak sebenarnya hal-hal kecil yang mestinya dapat kita lakukan. Bahkan termasuk yang tidak membutuhkan waktu banyak, namun sangat bermanfaat buat orang lain. Dari sinilah kita bisa mengamati betapa perbuatan sekecil apapun dapat berarti besar. Begitu juga hal besar yang dilakukan orang dapat saja tak ada artinya sama sekali.

Jangankan pertolongan seperti yang tetangga teman ini lakukan, memberi tempat duduk dalam bis yang penuh sesak saja, masih aja terselip ke engganan. Sementara kita masih cukup kuat dan sudah duduk dengan nyaman. Apalagi jika perjalanan jadi relatif lama karena macet panjang. Padahal dihadapan kita ada orang lain yang berdiri kepayahan. Seolah apes jika tahu2 dihadapan berdiri perempuan yang pantasnya diberikan tempat duduk. Kecuali kalo ceweqnya cantik, buru2 deh bangun biar di bilang gentleman. Sorry kalo ada yang pernah begitu, :)

Membangun keperdulian kepada orang lain sebenarnya bisa diwujudkan dari hal-hal kecil, di rumah, dikantor, dalam perjalanan dan dalam keseharian. Tanpa disadari, sering kali kita menyepelekan hal2 kecil yang sebenarnya dapat kita lakukan dengan mudah buat orang lain. Padahal bisa jadi sangat berarti besar. Lalu kenapa kita masih sering malas menolong orang? Alasannya bisa macam-macem. Mungkin kita berpikir, ‘ah, ntar juga ada orang lain yang menolong. Ataukah mungkin juga kita merasa gak sempat memikirkan orang lain karena kesibukan ? Sebenarnya hal semacam ini banyak juga ya kita temui. Lagi enak2 tidur, ada orang yang butuh pertolongan saking paniknya pintu rumah di gedor-gedor. Menolongpun jadi dibumbui kesel. Lagi enak2makan, tahu2 seorang pengemis sudah ada dihadapan. Bisa jadi reaksi pertama adalah melengos atau mengibaskan tangan tanpa melihat raut wajah memelasnya yang mungkin saja sedang kelaparan. Padahal jika kita renungi lebih dalam, menolong orang adalah kesempatan. Terlepas yang membutuhkan pertolongan menerima atau tidak, tapi jangan lupa niat baik sudah di catat sebagai sebuah kebaikan.

Pengalaman teman ini memberi inspirasi buat saya, untuk merenung kembali betapa banyak sebenarnya saya telah membuang  kesempatan untuk mengamati sekeliling, dan melakukan sesuatu yang amat berarti buat orang lain. . So, Buat kita yang terbisa memikirkan diri sendiri, yok kita mulai memikirkan orang lain. Dimulai dari orang2 terdekat dan orang2 yang kita kasihi, keluarga di rumah dan orang2 yang kita temui setiap hari. Gimana, semoga bisa….

Salam hangat :)

Jakarta,  23 April 2011

Etty Lismiati

Categories: Cakrawala | Tags: | Tinggalkan komentar
 
 

Dirgahayu ke 483 Jakarta

Sebagai warga yang lahir dan besar di kota ini, saya coba sedikit merefleksi. Rangkaian acara untuk memeriahkan ulang tahun kota Jakarta yang ke 483 pada tanggal 22 Juni ini, pada intinya adalah gebyar Jakarta dengan berbagai promosi budaya hingga great sale dan pesta kembang api. Menarik memang, apalagi pas masa-masa liburan sekolah seperti ini.

Baru-baru ini bersama suami saya berada di seputar ‘Kota’ mencari obat Cina di Pasar Pagi. Tanpa rencana kami mampir ke beberapa tempat di seputar Kota Tua, yang telah memberikan sedikit banyak cerita perkembangan Jakarta dari masa ke masa. Mencoba mengenal lebih dekat pelosok kota, meski tempat ini sudah amat sering saya lewati tapi saya mencoba merasakan kembali aura masa lampau di kota tercinta ini.

Mengamati dari dekat gedung-gedung tua yang sengaja tidak direnovasi untuk lebih menguatkan kemegahannya di masa lalu. Terus ke arah utara dan memasuki Pelabuhan Sunda Kelapa. Mengamati kesibukan bongkar muat barang dan perdagangan antar pulau ke beberapa wilayah Indonesia. Hiruk-pikuknya konteiner dan truk-truk pengangkut barang di pelabuhan. Melihat dari dekat kesibukan kuli-kuli panggul, untuk yang kesekian kali, saya masih menemukan hal-hal menarik di luar keseharian saya. Kadang kala menakjubkan, mencermati pergulatan hidup mereka. Kehidupan yang keras ditengah perputaran roda kehidupan sebuah kota metropolitan. Mereka masih termarginalkan.

Kalau mau jujur, berapa banyak warga Jakarta yang tahu dan memahami sejarah kotanya sendiri. Anak-anak sekolah sekarang lebih suka jalan-jalan ke Ancol daripada mengunjungi tempat-tempat bersejarah di DKI. Orang tua mereka lebih sering mengajak mereka ke tempat-tempat semacam ini. Tempat wisata di luar Jakarta seperti Bali masih jadi primadona untuk mengisi liburan. Bagi sebagian masyarakat kita, bisa mengunjungi tempat-tempat wisata di luar negeri tentu saja harus merogoh kocek lebih dalam jika tidak menggunakan trik ‘bag packer’. Selain tempat-tempat itu, coba sekali waktu mengajak anak-anak kita ke musium dan memperkenalkan kepada mereka sejarah kota ini. Orang tua biasanya hanya mengandalkan pihak sekolah untuk berinisiatif mengadakan kunjungan ke musium bagi siswanya. Rasanya, sudah jarang sekolah di DKI mengajak siswanya wisata ke tempat bersejarah didalam kota. Saya ingat ketika masih SD dulu puluhan tahun yang lalu. Anak2 SD sekarang, sudah agak jarang, apalagi SMP. Merasa kurang prestise barangkali. Jadi jika ada usulan ke tempat-tempat ini untuk mengisi liburan sekolah, tidak mendapatkan apresiasi dari kalangan guru sendiri. Ini amat disayangkan memang.

Pelabuhan Sunda Kelapa dan Musium Bahari misalnya. Berapa banyak anak sekarang yang tahu kalau nenek moyang kita dulu adalah pelaut-pelaut ulung. Coba kita ajak mereka melihat sisi lain kehidupan di sudut Jakarta kita ini, yang bisa kita petik nilai sejarahnya. Mengambil hikmah untuk kehidupan mereka dimasa yang akan datang. Menumbuhkan kebanggaan sebagai bangsa yang memiliki kekayaan alam dan budaya. Kenapa potensi ini kurang dioptimalkan ? Padahal tidak jauh dari dinamika kehidupan kita sendiri. Orang luar saja jauh-jauh kesini, dan apa kata mereka melihat musium yang menyimpan bukti2 sejarah kota ini kok tidak tertata degan apik. Kok bangsa kita sendiri kurang menghargai ya, jorok, kumuh dan tidak di urus dengan baik. Pantas saja tidak banyak orang yang mau datang. Padahal kalau saja kita bisa mengemasnya menjadi tujuan wisata sejarah bisa menjadi sangat indah. Apalagi sarat dengan nilai2 pendidikan.

Bangunan tua ditengah kota, seolah merusak pemandangan mereka yang kurang perduli sejarah kota ini. Bangunan yang sengaja tidak direnovasi ini, bercerita tentang kemegahan masa lampau yang memberikan nilai eksotis tersendiri.
Cat pada pintu2 dan dinding musium yang terkelupas, sebuah cermin kandasnya penghayatan akan nilai2 sejarah, terhempas oleh gaya hidup hedonisme yang meretas.
Ini bukan di Eropa atau belahan lain di dunia ini. Pemandangan seperti ini gak kalah kaaan…cantiknya.! Siapa kira ini cuma salah satu sudut pelabuhan Sunda Kelapa! Di kota kita tercinta, JAKARTA !

Asyik rasanya melihat kesibukan di palabuhan. Distribusi sembako dan kebutuhan lainnya ke berbagai pulau di Nusantara. Ribuan buruh kuli panggul mungkin berada di sini setiap hari. Tenaga informal ini ikut ambil bagian dalam kiprahnya pada denyut nadi perekonomian di negeri ini

Di jaman VOC dulu tentu saja, gak ada hiruk pikuk kendaraan kayak gini. Lambang kapitalis yang masih menempel di dinding gedung tua ini, memberikan banyak cerita bagaimana roda perekonomian bergulir di jaman ‘kuda gigit besi’. Hanya memberikan kesejahteraan pada segelintir pribumi? Lalu sekarang, setelah sekian ratus tahun kemudian, di jaman ‘kuda sudah makan roti’, apakah bangsa kita juga sudah menjadi bangsa yang mandiri secara ekonomi ?

DIRHAHAYU KOTAKU….. Jakarta yang indah meskipun sumpek. Semoga nanti tidak ada lagi Jakarta yang macet, Jakarta yang banjir, Jakarta yang semrawut ! Kapan…. (Kapan2 deh !)

wassalam :=)

Jakarta, 221 Juni 2010

Etty, Lismiati

Categories: Cerita dibalik foto | Tinggalkan komentar
 
 

Materi KD 1.6 : Sistim Peredaran darah

SISTIM PEREDARAN DARAH MANUSIA    Silahkan Klik judulnya dan selamat belajar ya…

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 8 Komentar
 
 

Materi KD 1.5 : Sistim Pernapasan

 SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA, silahkan klik judulnya. Selamat Belajar…

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 16 Komentar
 
 

LDKS SMPN 47 Jakarta: Debat Interaktif “Tata Krama di Dunia Maya (netiquette)”

 

Ibu Etty dan Bu Dewi serius mempersiapkan materi untuk sesi debat yang bertema 'Tata Krama di Dunia Maya'. Acara yang berlangsung malam haripk. 07.30 hingga pk.09.30 ini dirancang bernuansa interaktif untuk lebih mengembangkan ketajaman analisis siswa terhadap persoala2 di lingkungannya.

 

 

Apa itu netiquette ?

 

 

Internet! ibarat sebuah mata pisau, bisa digunakan untuk positif dan negatif sekaligus. Bagaimana menggunakannya secara sehat dan membantu kita sebagai sarana belajar dan gudang ilmu pengetahuan ?

 

 

Interaksi antar manusia di dunia maya, tak dibatasi oleh ruang dan waktu. Etika komunikasi tetap berlaku dengan aturan2 baku dan universal.

 

Lihat selanjutnya di :http://ettylist.wordpress.com/berita-47/

Categories: Berita 47 | 6 Komentar
 
 

MATERI IPA KELAS VIII : Zat Aditif Pada Makanan

ZAT ADIKTIF PADA MAKANAN

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 17 Komentar
 
 

Nomor Telepon Penting, pasti dibutuhkan sekarang atau pun suatu saat nanti

Air France DKI Jakarta (021) 520 2262-63, 550 7140
2 Air India DKI Jakarta (021) 385 8845, 550 7012
Air New Zealand DKI Jakarta (021) 573-8195
4 Ambulans DKI Jakarta 118 atau (021) 334-030
5 Ambulans JKK DKI Jakarta 119
6 American Airlines DKI Jakarta (021) 231-1132
7 Avis Rent A Car DKI Jakarta (021) 3142900; 3150854
8 Bakorstanasda Jaya Bekasi Starpage (021) 390-2222 ID 19207
9 Bakorstanasda Jaya DKI Jakarta Starpage (021) 390-2222
10 Bakorstanasda Jaya Jakarta Barat Starpage (021) 390-2222 ID 19203
11 Bakorstanasda Jaya Jakarta Pusat Starpage (021) 390-2222 ID 19201
12 Bakorstanasda Jaya Jakarta Selatan starpage (021) 390-2222 ID 19204
13 Bakorstanasda Jaya Jakarta Timur Starpage (021) 390-2222 ID 19205
14 Bakorstanasda Jaya Jakarta Utara Starpage (021) 390-2222 ID 19202
15 Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng (021) 550-5179, 550-5307, 550-5309
16 Bantuan Polisi Jakarta (021) 5250110, 112, 110
17 Bouraq Indonesia DKI Jakarta (021) 628 8815, 550 7044, 550 6015
18 British Airways DKI Jakarta (021) 521-1500
19 Canadian Airlines DKI Jakarta (021) 323-730
20 Cathay Pacific DKI Jakarta (021) 380 6660, 550 6856, 550 7102
21 China Airlines DKI Jakarta (021) 351 0788, 550 7101, 550 6887
22 Dian Taksi DKI Jakarta (021) 580-7080, 425-0505
23 Emirates Air DKI Jakarta (021) 384 0576, 550 6807, 550 5977
24 Eva Airways Corp DKI Jakarta (021) 520 5828, 520 5363, 550 7145
25 Express Taxi DKI Jakarta (021) 57990707
26 Federal Express DKI Jakarta (021) 550 2407, 550 2408
27 Finnair DKI Jakarta (021) 5704024
28 Gangguan & Tagihan Telepon Jakarta 109
29 Gangguan PLN DKI Jakarta 123
30 Garuda Indonesia DKI Jakarta (021) 23519999 atau 0804-1-807-807
31 Gulf Air DKI Jakarta (021) 231 2768, 550 2454
32 Informasi Jalan Tol Cikampek Jakarta – Cikampek 021-8226666, 021-70247709
33 Informasi Jalan Tol Dalam Kota Cawang -Cengkareng 021-8011735, 021-8007738
34 Informasi Jalan Tol Dalam Kota Cawang-Tanjung Priok 021-6518350, 021-65306930
35 Informasi Jalan Tol JORR Serpong – Rorotan 021-9201111
36 Informasi Jalan Tol Jagorawi Jakarta – Bogor – Ciawi 021-9177777
37 Informasi Jalan Tol Medan Belmera (Medan) 061-6611701
38 Informasi Jalan Tol PT. Jasa Marga DKI Jakarta (021) 8413630, 8413526
39 Informasi Jalan Tol Palimanan Palimanan – Kanci 0231-484268
40 Informasi Jalan Tol Purwakarta Purwakarta – Bandung 022-2021666, 022-91196666
41 Informasi Jalan Tol Semarang Semarang 024-7607777
42 Informasi Jalan Tol Surabaya Surabaya – Gempol 031-5624444
43 Informasi Jalan Tol Tangerang Jakarta – Tangerang 021-9199999, 0812-8199991
44 Informasi Layanan Pos DKI Jakarta 161
45 Informasi PAM JAYA DKI Jakarta Telp. 021-5704250; Faks. 021-5711796
46 Jakarta Eye Centre Jakarta Pusat Call Center : (021) 3150360 – 3150642
47 Japan Airlines DKI Jakarta (021) 572 3211, 572 3227, 550 7110
48 Japan Asian Airways DKI Jakarta (021) 572 3211, 572 3227, 550 7111
49 Jasa Pos Jakarta 161
50 KLM Royal Dutch DKI Jakarta (021) 252 6730, 550 7120
51 Keenkids Daycare Jakarta Selatan (021) 7237878
52 Klinik Khusus Fertilitas SamMarie (Wijaya) JakSel (021) 7211305, 7211306
53 Komnas HAM Jakarta (021) 3925230 ext.225/221
54 Korean Air DKI Jakarta (021) 5212180, 5212175, 5507303
55 Kuwait Airways DKI Jakarta (021) 230 3741, 550 1037, 550 7021
56 LBH Jakarta Jakarta (021) 3145518
57 Lufthansa DKI Jakarta (021) 5702005, 5507126
58 Malaysian Airline DKI Jakarta (021) 5229690, 5501882
59 Masalah Jalan Tol Jaya I Cawang-Grogol-Bandara 082 198 1166
60 Masalah Jalan Tol Jaya II Cawang-Priok-Pluit (021) 430-0601 psw. 151
61 Masalah Jalan Tol Jaya III Cikunir-Cakung 082 198 1196
62 Masalah Jalan Tol Jaya IV Pd. Pinang-Kp. Rambutan 082 198 1169
63 Masalah Jalan Tol Jaya V dan VI Jagorawi-Cikampek-Tangerang(021) 798-9702
64 Medistra Neuroscience Centre Jakarta (021) 5210200 Ext. 101, 689
65 Merpati Nusantara DKI Jakarta (021) 422 5555, 550 7364, 550 7066
66 PMI DKI Jakarta (021) 3908422 – 3908459
67 PRO Banjir Jaya DKI Jakarta (021) 819-7309
68 Penerangan HIV/AIDS DKI Jakarta 163
69 Penerangan Telepon Lokal Jakarta 108
70 Pengaduan Polisi DKI Jakarta 110
71 Pertamina DKI Jakarta (021) 7917-3000; SMS (021) 7111-3000
72 Philippine Airlines DKI Jakarta (021) 5268668
73 Polda Metro Jaya DKI Jakarta 021-5709261
74 Polda Metro Jaya (Polisi Piket) DKI Jakarta (021) 525-0110, 510-110
75 Polisi Pengawalan Nasabah Bank Metro Jaya 110 atau (021) 523-4007,
76 Polres – Pengawalan Nasabah Bank KP3 (021) 492-424
77 Polres – Pengawalan Nasabah Bank Metro Bekasi (021) 884-1001
78 Polres – Pengawalan Nasabah Bank Metro Depok (021) 775-9910, 752-0014
79 Polres – Pengawalan Nasabah Bank Metro Jakarta Barat (021) 548-2371
80 Polres – Pengawalan Nasabah Bank Metro Jakarta Pusat (021) 390-9921,
81 Polres – Pengawalan Nasabah Bank Metro Jakarta Selatan (021) 720-6004,
82 Polres – Pengawalan Nasabah Bank Metro Jakarta Timur (021) 819-1768,
83 Polres – Pengawalan Nasabah Bank Metro Jakarta Utara (021) 491-017,
84 Polres – Pengawalan Nasabah Bank Metro Tangerang (021) 551-8668,
85 Polres Jakarta Barat Jakarta Barat (021) 548-2371
86 Polres Jakarta Pusat Jakarta Pusat (021) 390-9922
87 Polres Jakarta Selatan Jakarta Selatan (021) 720-6011
88 Polres Jakarta Timur Jakarta Timur (021) 819-1478
89 Polres Jakarta Utara Jakarta Utara (021) 491-017
90 Polsektro Cempaka Putih Jakarta Pusat (021) 4240963
91 Polsektro Gambir Jakarta Pusat 021 3656422
92 Polsektro Johar Baru Jakarta Pusat (021) 4241225
93 Polsektro Kemayoran Jakarta Pusat (021) 6545877
94 Polsektro Menteng Jakarta Pusat (021) 326390
95 Polsektro Sawah Besar Jakarta Pusat (021) 3451728, 3451729
96 Polsektro Senen Jakarta Pusat (021) 364360
97 Polsektro Tanah Abang Jakarta Pusat (021) 5701584
98 Posko Banjir Bekasi (021) 884-4232, 884-233
99 Posko Banjir Jakarta (021) 8196945/7309
100 Posko Banjir Jakarta Barat (021) 566-8264
101 Posko Banjir Jakarta Pusat (021) 384-6608, 380-3302
102 Posko Banjir Jakarta Selatan (021) 722-0388
103 Posko Banjir Jakarta Timur (021) 819-2172, 819-1509
104 Posko Banjir Jakarta Utara (021) 430-1124, 490-591
105 Posko Banjir Tangerang (021) 552-367, 552-3676
106 Posko Banjir (Piket Tinggi) DKI Jakarta (021) 384-7113
107 Posko Bencana Alam DKI Jakarta 129
108 Pusat Informasi Nasional Jakarta (021) 3057949
109 Pusat Krisis Terpadu RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta (021) 3162261
110 Radio Panggil Globalpage DKI Jakarta (021) 3902222
111 Radio Panggil Multipage DKI Jakarta (021) 8840-3333
112 Radio Panggil Santika DKI Jakarta (021) 390-2828
113 Radio Panggil Skytel DKI Jakarta (021) 520-9888
114 Radio Panggil Starko DKI Jakarta (021) 380-7135
115 Radio Panggil Starpage DKI Jakarta (021) 390-2222
116 Radio Panggil Telepage DKI Jakarta (021) 720-5678
117 Royal Taksi DKI Jakarta (021) 850-0888
118 Rumah Sakit Agung Jakarta Selatan (021) 8295971-8312790-8292237
119 Rumah Sakit Atmajaya Jakarta Utara (021) 6606127 s/d 6606130 6690771
120 Rumah Sakit FK. UKI Jakarta Timur (021) 8092317-8092831-8010523-8010526
121 Rumah Sakit Mediros Jakarta Timur (021) 4721336-4704565 (Hunting)
122 Rumah Sakit Pelni Petamburan Jakarta Barat (021) 5306901, 5480608
123 Rumah Sakit Bhakti Mulia Jakarta Barat (021) 5481625
124 Rumah Sakit Budi Kemuliaan Jakarta Pusat (021) 3842828
125 Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Pusat (021) 3918301-11
126 Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan (021) 7501524 (8 Saluran)
127 Rumah Sakit Graha Medika Jakarta Barat (021) 5300887-9 (Hunting)
128 Rumah Sakit Haji Jakarta Jakarta Timur (021) 8000696, 8000694
129 Rumah Sakit Harapan Kartini Jakarta Selatan (021) 7804381 (2 Hunting)
130 Rumah Sakit Harum Jakarta Timur (021) 8617212 – 8617213
131 Rumah Sakit Husada Jakarta Barat (021) 6260108, 6490090
132 Rumah Sakit Ibu/Anak “EVASARI” Jakarta Pusat (021) 4202851-4
133 Rumah Sakit Islam Jakarta Pusat Jakarta Pusat (021) 4250451 – 42801567
134 Rumah Sakit Islam Jakarta Timur Jakarta Timur (021) 8610471-8610472-8610479
135 Rumah Sakit Jakarta Jakarta Selatan (021) 5732241-3
136 Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta Barat (021) 5684170
137 Rumah Sakit Jiwa Islam Klender Jakarta Timur (021) 862-2491
138 Rumah Sakit Jiwa Jakarta Jakarta Barat (021) 5682842
139 Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta Barat (021) 568-1570; 568-1571
140 Rumah Sakit Kartika Pulo Mas Jakarta Timur (021) 4714793 (Hunting)
141 Rumah Sakit Kecantikan Bedah Bina Estetika Jakarta Pusat(021) 390-9393
142 Rumah Sakit Kepolisian Pusat RS Sukanto Jakarta Timur (021) 8093288
143 Rumah Sakit Kesdam Jaya Cijantung Jakarta Timur (021) 840-0535
144 Rumah Sakit Khusus THT Perhati Jakarta Pusat (021) 3900002
145 Rumah Sakit Khusus THT-Bedah Yayasan Yurino Jakarta Selatan (021) 713366
146 Rumah Sakit Mata Prof Isak Salim “Aini” Jakarta Selatan (021) 5225228
147 Rumah Sakit Medika Griya Jakarta Utara (021) 689877 (Hunting)
148 Rumah Sakit Medistra Jakarta Selatan (021) 5210200-5210212-5210214
149 Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre Jakarta Selatan (021) 5203435
150 Rumah Sakit Mh Thamrin Internasional Jakarta Pusat (021) 3904422
151 Rumah Sakit Mitra Internasional Jakarta Timur (021) 2800666-2800888-2800999
152 Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan (021) 7208358
153 Rumah Sakit Muslimat DKI Jakarta (021) 4896807
154 Rumah Sakit PGI Cikini Jakarta Pusat (021) 23550182
155 Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara (021) 588 0911 – 588 5188
156 Rumah Sakit Pelni “Petamburan” Jakarta Barat (021) 5480608-5484809-5306901
157 Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso (021) 6506559
158 Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta Selatan (021) 7657525
159 Rumah Sakit Prikasih Jakarta Selatan (021) 7691519
160 Rumah Sakit Puri Cinere Jakarta Selatan (021) 7545488
161 Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Jakarta Pusat (021) 3441008
162 Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta Selatan (021) 7219232, 7219366
163 Rumah Sakit Pusdikkes TNI AD Jakarta Timur (021) 8092358; 8092706
164 Rumah Sakit Ridwan Meuraksa Jakarta Pusat (021) 315-0535
165 Rumah Sakit Sanatorium Dharmawangsa Jakarta Selatan (021) 7394484
166 Rumah Sakit Saraf/Jiwa Dharma Jaya Jakarta Barat (021) 6393627-6597780
167 Rumah Sakit St. Carolus Jakarta Pusat (021) 390 4441
168 Rumah Sakit Sukmul Jakarta Utara (021) 4301269
169 Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta Barat (021) 5682011-5605800
170 Rumah Sakit Sunter Agung Jakarta Utara (021) 687813 (Hunting)
171 Rumah Sakit TK. II Moh. Ridwan Meureksa Jakarta Pusat (021) 3150535
172 Rumah Sakit TNI AL Dr. Mintohardjo Jakarta Pusat (021) 5703081-85
173 Rumah Sakit TNI AU “Dr. Esnawan Antariksa” Jakarta Timur (021) 8019046
174 Rumah Sakit Tarakan Jakarta Jakarta Pusat (021) 3842934
175 Rumah Sakit Tebet Jakarta Selatan (021) 830-7540
176 Rumah Sakit Tresna Pangestuti Jakarta Barat (021) 5481262, 5331544
177 Rumah Sakit Tria Dipa Jakarta Selatan (021) 7974071-73
178 Rumah Sakit Umum Daerah Koja Jakarta Utara (021) 498699-49847-496132
179 Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Rebo Jakarta Timur(021) 8400109, 8401127
180 Rumah Sakit Umum Persahabatan Jakarta Timur (021) 4891708 (7 Saluran)
181 Rumah Sakit Yadika Jakarta Timur (021) 8615754
182 Rumah Sakit Yarsi Jakarta Pusat (021) 424-1859, 4250451, 42801567
183 SAR DKI Jakarta (021) 352-111
184 SAR Jakarta (021) 5501111, 5502111
185 Saudi Arabian Airlines DKI Jakarta (021) 5710615, 5224581, 5507917
186 Silk air DKI Jakarta (021) 5208023, 5506842
187 Singapore Airlines DKI Jakarta (021) 5206881, 5507130, 5507135
188 Stasiun Kereta Api Cikini Jakarta Pusat (021) 3147787
189 Stasiun Kereta Api Gambir Jakarta Pusat (021) 3452981, 3862361-63
190 Stasiun Kereta Api Jakarta Kota Jakarta Pusat (021) 6928515
191 Stasiun Kereta Api Jatinegara Jakarta Timur (021) 8192318
192 Stasiun Kereta Api Manggarai Jakarta Selatan (021) 8292444/58
193 Stasiun Kereta Api Senen Jakarta Pusat (021) 4210006
194 Stasiun Kereta Api Tanah Abang Jakarta Pusat (021) 3840048
195 Stasiun Kereta Api Tanjung Priok Jakarta Utara (021) 491978
196 Suku Dinas Kebakaran DKI Jakarta (021) 3844215, 371309, 374766
197 Suku Dinas Kebakaran Jakarta Barat (021) 568-2284, 566-6313
198 Suku Dinas Kebakaran Jakarta Pusat (021) 3841216, 3441494
199 Suku Dinas Kebakaran Jakarta Selatan (021) 7694519, 7500113
200 Suku Dinas Kebakaran Jakarta Timur (021) 8193443, 8582150
201 Suku Dinas Kebakaran Jakarta Utara (021) 43931063
202 Suku Dinas Kebakaran Tangerang (021) 5523676
203 Suku Dinas Pemadam Kebakaran Pusat (021) 3450595/0494, 6344215, 113
204 Swiss Air DKI Jakarta (021) 5501789
205 Taksi Blue Bird DKI Jakarta (021) 7941234; 7981001
206 Taksi Gamya DKI Jakarta (021) 8779 5555; 840 3838
207 Taksi Jakarta Internasional DKI Jakarta (021) 3143777
208 Taksi Kosti DKI Jakarta (021) 7801334/1290
209 Taksi Putra Jakarta (021) 7817771
210 Taksi Queen DKI Jakarta (021) 6410001
211 Taksi Silver Bird DKI Jakarta (021) 7981234
212 Taksi Steady Safe DKI Jakarta (021) 3143333
213 Tempat Penitipan Anak (TPA) Harapan Ibu Jakarta Pusat (021) 3103591
214 Tempat Penitipan Anak (TPA) Kania Nanda Jakarta Selatan (021) 7806131-34
215 Tempat Penitipan Anak (TPA) Pestalozzi Jakarta Timur(021) 8716894; 8704964
216 Tempat Penitipan Anak Sasana Bina Balita Anak Jakarta Selatan (021)8303954
217 Tempat Penitipan Anak (TPA) Sylva Jakarta Pusat (021) 5720188
218 Tempat Penitipan Anak (TPA) Teratai Bekasi (021) 8800547
219 Thai International DKI Jakarta (021) 3140607, 5507137, 5507138
220 Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Badan POM Jakarta (021) 4263333
221 Wisma Balita Bintaro (021) 7363971; 73885558
222 Yayasan Lupus Indonesia Jakarta Timur (021) 68386897/47868336
223 Citibank Customer Service (021)2529999
224 HSBC Customer Service 64722

Categories: Info, Info nomor telepon penting | Tinggalkan komentar
 
 

Emansipasi ala Kartini ?

Ibu kita Kartini, putri Indonesia.....  oooh, namanya Harum toooh ?

Kemajuan wanita bukan berarti mengesampingkan kodratnya. Perjuangan Kartini bukan berarti memberikan peran wanita menyamai bahkan melampaui  laki-laki. Wanita dan laki-laki memiliki kodratnya masing-masing. Benar bahwa saat ini wanita memiliki kesempatan  luas untuk berekspresi, memiliki banyak peluang berprestasi.

Persoalannya adalah bagaimana kita sebagai wanita tetap memiliki eksistensi meskipun hanya sebagai ibu rumah tangga biasa, bisa mengembangkan diri dengan segala fasilitas yang ada di jaman ini, yang memiliki pengaruh terhadap kesuksesan keluarga, memberikan suasana yang kondusif bagi prestasi anak maupun suami. SALAH KAPRAH jika wanita yang melakukan pekerjaan yang lebih mengandalkan fisik seperti tukang becak, tukang batu atau kuli bangunan, hingga supir busway sekalipun, yang seharusnya dilakukan oleh laki-laki, lalu serta merta dikatakan melanjutkan perjuangan Kartini. Apakah ini yang di inginkan Kartini dan wanita-wanita saat ini? Coba liat sekarang, dengan dalih emansipasi betapa banyak akhirnya wanita yang ‘terjerembab’ pada situasi yang justru mamberi peluang bagi eksploitasi kaumnya sendiri.

Emansipasi mestinya diarahkan pada pola berpikir maju, bukan mengambil peran yang seharusnya dilakukan kaum laki-laki. Laki-laki tetap memiliki tanggung jawab utama, dan wanita juga memiliki peran yang tak kalah penting dalam membangun keluarga dan masyarakat. Bersama-sama dengan laki-laki, menurut peran dan kodratnya.

Di saat lapangan pekerjaan terbuka luas bagi kaum hawa dan persaingan kian ketat untuk meraihnya, banyak perusahaan yang lebih memilih pelamar wanita untuk pekerjaan yang mestinya cocok dilakukan oleh kaum pria. Ada semacam kecenderungan pihak perusahaan untuk mengambil manfaat banyak dari karyawan wanita. Mungkin bagi pihak perusahaan, umumnya karyawan wanita tidak banyak menentang kebijakan pimpinan meskipun merugikan karyawan. Jika tak ingin pekerjaan itu dialihkan ke orang lain alias di pecat, umumnya wanita lebih suka mengambil posisi aman. Apalagi jika motivasinya bekerja sekedar untuk memperoleh tambahan penghasilan. Jadi bukan sebagai penopang utama ekonomi keluarga. Untuk yang katagori ini, biasanya tidak akan banyak tuntutan alias gampang di atur. Manut oleh kebijakan perusahaan. Tidak banyak protes jika  dibayar lebih murah meskipun kemampuannya sama bahkan mungkin lebih dari laki-laki.

Akibatnya tenaga wanita lebih banyak diserap di berbagai lapangan pekerjaan sementara laki-laki banyak yang jadi pengangguran. Jika wanita ini sudah berkeluarga sementara suaminya sulit mendapatkan pekerjaan, dampak yang mungkin timbul sebenarnya tak sesederhana yang kelihatan . Laki-laki pemalas, membiarkan wanita bekerja banting tulang menghidupi keluarga kadang mengatakan hal ini sudah menjadi tuntutan jaman. Lalu ujung-ujungnya dikaitkan dengan emansipasi. Pemahaman seperti ini terus bergulir pelan-pelan seiring dengan kemajuan jaman, yang sebenarnya adalah bentuk lain dari pembodohan.

Tuntutan hidup dan perkembangan teknologi mengikis pola hidup seimbang yang telah di atur alam dalam berbagi peran antara laki-laki dan perempuan. Tapi sekarang nyaris tanpa batas jelas lagi, mana yang pas dilakukan oleh perempuan dan mana yang  tidak tergantikan. Semuanya menjadi layak dan sah2 saja. Lagi-lagi dengan dalih emansipasi.

Laki-laki jadi lupa akan tanggung jawabnya yang utama sementara wanita pun kebablasan dan merasa bisa berbuat semaunya. Laki-laki di rumah mengurus anak, segala ‘tetek bengek’ urusan dapur dan rumah tangga. Para wanita nyaris lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah bergulat dalam tuntutan prestasi kerja.  Ada ungkapan bahwa dibalik laki-laki sukses ada perempuan hebat. Tapi tidak demikian sebaliknya, dibalik perempuan sukses malah  mungkin membuat laki-laki jadi stress !  Emansipasi yang dipahami tanpa keseimbangan hingga kebablasan, akan mudah menghantam ego laki2. Apalagi jika pada dasarnya sudah bermental kerupuk.

Kalo kita mau ‘menelisik’ sejarah secara  lebih teliti, terus terang saya lebih berdecak kagum pada perjuangan Cut Nyak Dien dan Dewi Sartika, yang secara jelas berbuat nyata bagi perubahan masyarakat di jamannya. Bukan berarti saya tidak mengagumi sosok Kartini, hanya saja tidak perlu berlebihan, karena ternyata banyak wanita Indonesia yang tidak terekpose kiprahnya bagi kemajuan kaumnya demi berbagai kepentingan dan situasi politik saat itu.

Tak apa kok kalo gak setuju.  Saya melihat salah kaprahnya pemahaman emansipasi bagi kaum saya sendiri, hingga gerakan feminisme yang berkembang saat ini yang ternyata cukup memprihatinkan.  Sekedar share aja sie…

Jakarta, 21 April 2011

Salam hangat & semangat :)

Etty Lismiati

Categories: Cakrawala | Tinggalkan komentar
 
 

Jalur Prestasi ke Perguruan Tinggi

Membaca komen dan status di FB salah satu mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi ternama di negeri ini, kok sepertinya mereka keberatan  jika mahasiswa baru yang akan bergabung menjadi bagian dari almamater mereka ini masuk melalui jalur prestasi.  Jaman saya SMA dulu namanya PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan), gak tau deh apa istilahnya sekarang.

Iseng saya ‘menjambangi’ wall to wall. Ngintip status beberapa teman dan murid-murid SMP saya dulu yang sekarang sudah jadi mahasiswa. Salah seorang mahasiswa menulis begini, “ eh… masak sekarang ada calon mahasiswa yang bisa masuk kedokteran hanya dengan nilai raport. Ajaib”.  Lalu komen lainnya, “jaman kita dulu kan susah ya masuk ke sini”. Bahkan ada yang nulis gini, “kayak gak adil ya, dulu kita masuk ke sini susah banget , gak kayak sekarang”.  Dan bla..bla….bla…

Laaah ?! Padahal justru dengan melihat prestasi siswa sejak di sekolah lanjutan inilah, PTN menerima mahasiswa yang kualitasnya nyata. Apalagi adanya konsistensi pada prestasinya yang terlihat dari nilai-nilai raportnya sejak dini, menjadi modal untuk melihat kemampuannya  menyelesaikan studi di perguruan tinggi. Memang tiap sekolah memiliki standar nilai yang berbeda-beda, tapi masing-masing sekolah kan memiliki peringkat dan akreditasi. Jadi ini justru memudahkan PTN menjaring siswa yang benar-benar berkualitas,  yang salah satunya ditunjukkan oleh nilai-nilai yang stabil sejak awal di bangku sekolah menengah.

Jalur ini memungkinkan siswa  daerah yang berprestasi, dapat kesempatan juga mengenyam pendidikan di PTN ternama seperti UI, IPB, ITB dan lainnya. Untuk terlaksananya pendidikan yang berkeadilan bagi anak-anak diseluruh pelosok negeri, tak ada salahnya diterapkan sistim kuota dengan seleksi ketat dari Pemda sebelum diseleksi oleh perguruan tinggi yang dituju.   Tidak hanya mengandalkan ujian tertulis ataupun dari UN yang semakin lama kian luntur kemurniannya . Apalagi isu kebocoran UN dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, makin marak saja dari tahun ke tahun. Mengotori nilai-nilai hakiki dari sebuah proses belajar dan mencoreng dunia pendidikan.

Lalu mengapa ada obrolan seperti ini di dunia maya yang menyiratkan seolah jalur prestasi  dapat menurunkan kredibilitas almamater mereka ? Apakah mahasiswa melalui jalur prestasi di kampus mereka tidak dapat membuktikan prestasinya seperti yang ditunjukkan oleh nilai-nilai raport ketika masih di SMA ? Apakah nilai-nilai itu sebenarnya katrolan semua ? Apakah hanya karena ada semacam kecemburuan, bahwa mereka masuk ke perguruan tinggi itu dengan segenap perjuangan dan persaingan yang amat ketat, sementara calon mahasiswa yang nanti akan menjadi adik-adik tingkatnya tanpa melalui itu semua…?

Kita tahu bagaimana jutaan sel-sel sperma berjuang hanya untuk menembus  satu sel telur saja. Sebuah kompetisi yang sudah dihadapi manusia bahkan jauh sebelum lahir ke dunia. Bagi mereka yang diterima diperguruan tinggi negeri melalui test masuk yang ketat maupun jalur prestasi,  semoga perjuangan itu menjadi motivasi besar untuk terus berprestasi dan memacu diri. Menjadi sosok-sosok dengan pribadi tangguh tanpa meninggalkan nilai-nilai hakiki dan tujuan  mulia di ciptanya manusia oleh Yang Maha Kuasa. Tak dapat dihindiari, hidup adalah sebuah kompetisi….

Jakarta, 21 Mei 2011

salam hangat :)

Etty Lismiati.

Categories: Serba serbi dunia pendidikan | Tags: , , , , , , , , , , | 1 Komentar
 
 

Mesjid

Di sebuah kompleks rencananya akan di bangun sebuah mesjid, tapi hingga 2 tahun belum dapat terealisasi, padahal lingkungan sekitarnya mayoritas muslim tergolong mampu secara ekonomi. Ini terlihat dari deretan rumah yang cukup bagus dan beberapa bisa dikatakan mewah. Karena sudah lebih 2 tahun belum dapat teralisasi, maka panitia pembangunan mesjid ini mencari bantuan ke Brunai Darusalam dan Arab Saudi. Mengapa terjadi ironi seperti ini ?

Berbeda dengan cerita di atas, di sebuah perkampungan kumuh berdiri sebuah mesjid yang bisa dikatakan cukup megah dan indah. Penduduk sekitar umumnya buruh berpenghasilan rendah, banyak anak putus sekolah. Kehidupan yang miskin membuat mesjid inipun kadang menjadi sasaran maling. Mulai dari sandal jepit, karpet, hingga instalasi listrik.

Dalam cerita lain, sebuah mesjid dibangun di atas tanah wakaf disebuah komplek perumahan kelas menengah di pinggiran kota. Umumnya kehidupan di komplek perumahan, maka pada siang hari terlihat sepi. Rata-rata penghuninya adalah karyawan di berbagai tempat di ibu kota yang harus berangkat pagi-pagi sekali untuk menghindari kemacetan yang sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Selebihnya adalah kalangan professional dengan tingkat kesibukan dan mobilitas yang cukup tinggi. Maka tak heran, banyak rumah selalu terkunci. Kurangnya waktu untuk berinteraksi, bisa jadi diantara mereka ada yang tidak mengenal tetangga sama sekali, bahkan mungkin juga tidak pernah tahu berapa orang penghuni tetangga yang tinggal di depan rumahnya. Maka tak heran pula, pada siang hari mesjid ini pun tampak sepi. Untuk mengamankan property, mesjid ini tidak selalu terbuka setiap saat dan nampaknya lebih sering  terkunci.

Pernahkah kita mendengar atau melihat cerita yang senada dengan cerita di atas ? Ataukah salah satu dari cerita itu sebenarnya ada di lingkungan kita sendiri ? Bagaimana hakekat sesungguhnya sebuah mesjid dalam islam ? Bagaimana tanggapanmu ketika melihat pengerahan dana pembangunan mesjid dengan meminta-minta melalui pengeras suara di jalan-jalan, di bus dan angkutan umum ?

Wassalam,

Jakarta, 2 Juni 2011

Etty Lismiati

Categories: Cakrawala | Tinggalkan komentar
 
 

Angkutan masal yang nyaman, tapi tidak nyaman !

Dari tahun ke tahun, Jakarta masih saja berkutat soal kemacetan. Padahal katanya sudah diurus oleh akhlinya. Ingat slogannya ‘Bang Foke’ dulu, “Serahkan  Jakarta pada yang akhli….” Sepertinya Jakarta masih kerepotan juga bagaimana mengurangi kepadatan jalan, atau membuat sistim transportasi yang manusiawi dan nyaman. Kalau saja Pemda konsisten pada tujuan semula, Bus Way untuk mengurangi kemacetan, ya mestinya di buat nyaman dong. Pasti orang lebih suka mobil-mobil pribadinya tersimpan di garasi pada jam-jam sibuk setiap hari. Nyatanya, dari pada berdesakan didalam Bus Way yang tentu saja sangat tidak nyaman, orang lebih suka mengeluarkan mobil pribadi untuk ikut menyemuti jalan-jalan di DKI.  Maka, yaaa tetap macetlah yang terjadi.

Ketika jalur bus way di bangun, banyak pengguna mobil pribadi menggerutu karena  akan mengurangi jatah jalan di jalur cepat yang biasanya didominasi mereka.  Padahal, andai saja sasaran pengguna bus way adalah orang-orang yang biasa menggunakan mobil pribadi dalam mobilitasnya sehari-hari tentu saja akan sangat mengurangi kemacetan.  Untuk membuat bus way diminati golongan menengah  ini, maka sistim transportasi armadanya harus segera dibenahi. Buatlah  senyaman mungkin, tak ada penumpang yang berdesakan di dalam bus maupun halte-halte transit.  Terapkan aturan secara jelas dan konsiten bagi kendaraan lain yang masuk ke jalur Bus Way di jalur-jalur terlarang. Dengan bus yang nyaman, ditambah lagi jalur yang bebas hambatan,  berimbas pada waktu perjalanan yang lebih cepat. Maka jika  orang merasa lebih irit waktu (faktor waktu ini yang paling penting), lama kelamaan juga mereka yang menggunakan mobil pribadi iri dan kapok bawa mobil sendiri, lalu akan  memilih bus way sebagai sarana transportasinya sehari-hari.

Soal kenyamanan angkutan masal ini, sepertinya koridor 10 rute PGC-Tj.Priuk adalah rute yang paling parah. Sejak koridor 10 ini beroperasi, tak satu pun bus yang keliatan baru. Semuanya bekas, yang kadang-kadang ACnya juga mati. Sepertinya armada bus di koridor ini berasal dari koridor 1. Ditambah lagi waktu menunggu kedatangan bus yang lama, bahkan pernah hingga hampir satu jam. Ini diluar batas toleransi. Penumpang berjejalan di dalam bus maupun di halte, menjadi pemandangan sehari-hari pada jam sibuk di pagi dan sore hari.

Halte transit di depan RS UKI juga sangaaaat tidak memadai sebagai sebuah tempat transit.  Penumpang berbagai tujuan naik turun di halte sekecil itu. Masya Allah betapa sulitnya naik maupun turun dari bus pada jam-jam sibuk di pagi hari. Mestinya halte transit di UKI minimal sama luasnya dengan halte transit di Harmoni.

Keributan dan kemarahan penumpang pun kerap terjadi di halte sepanjang koridor ini, karena kesal menunggu bus yang lama dan harus berjejalan di dalam bus. Petugas yang membatasi orang untuk naik ke dalam bus yang sudah penuh, kadang kala jadi sasaran kemarahan penumpang yang memang sudah menunggu lama dan ingin segera sampai di tujuan. Bisa saya pahami kejengkelannya, mungkin dia terlambat sampai di tempat kerja yang resikonya gaji di potong atau kena teguran bosnya di kantor. Harus menunggu bus berikutnya yang gak tahu berapa lama lagi, jelas saja membuat orang jengkel dan marah.

Halte ini hanya memiliki 4 pintu, 2 pintu menuju ke arah utara dan 2 ke selatan. Penumpang dari berbagai jurusan / koridor naik dan turun melalui 2 pintu ini. Yang mestinya pintu ini menjadi pintu keberangkatan dan pintu penurunan penumpang, menjadi acak kadul ketika jam2 sibuk akibat penuhnya penumpang di halte yang tidak layak sebagai halte transit ini.Angkutan masal inilah yang menjadi kendaraan andalan saya untuk beraktifitas setiap hari. Untuk menghindari berbagai ketidak nyamanan akibat kemacetan dan armada bus di koridor 10 yang jumlahnya kurang memadai, saya mensiasatinya dengan berangkat lebih pagi, sehingga tidak harus berjejalan di halte transit di depan UKI. Sebagai seorang guru di sebuah sekolah negeri di bilangan Rawasari, yang sudah harus ada di sekolah sebelum jam 6.30 pagi, saya usahakan dengan bus pertama dari Pinang Ranti, sehingga sudah berada di halte UKI setidaknya sebelum jam 5.30. Lewat itu, maka penumbang dari dan ke berbagai jurusan akan begitu cepat memenuhi halte ini. Pengalaman tergencet di antara ratusan penumpang di halte itu sudah cukup membuat saya kapok.

Saya berharap sekali, Pemda khususnya manajemen Trans Jakarta sebagai pengelola layanan angkutan umum ini, segera memperbaiki hal-hal minor yang terjadi. Terutama di koridor 10 dan segera memperluas halte transit di depan UKI. Jika hal ini sampai berlarut-larut, maka upaya Pemda memberikan layanan angkutan yang lebih baik bagi masyarakat tidak akan efektif. Kemacetan tak akan berkurang. Jakarta yang memiliki transportasi masal yang manusiawi lama-lama hanya akan menjadi isapan jempol belaka, jauh tertinggal dari kota besar lain di negara-negara tetangga. Uff… kapan majunya…

Jakarta, 6 Juni 2011

Salam hangat,

Etty Lismiati

Categories: Cakrawala | 2 Komentar
 
 

JUJUR vs CURANG

Membaca isi hati dan kegelisahan salah seorang keponakanku , Tami yang di tulis di blognya sendiri mengenai fenomena kecurangan dalam UN, memang menarik dan mengusik. Membangkitkan kembali harapanku bahwa masih banyak generasi penerus bangsa ini yang tetap memegang teguh nilai-nilai kejujuran ditengah derasnya arus degradasi dan pendangkalan nilai-nilai pendidikan. Sebagai seorang guru, saya pun terusik dengan kenyataan memalukan dunia pendidikan ini. Setelah sekian lama tak bertemu, dan tanpa kusadari keponakanku tumbuh dan berkembang menjadi sosok pribadi yang memiliki sikap. Dalam benakku sepertinya masih Tami kecil dengan wajah tirus dan pendiam. Lama tidak bertemu, tahu-tahu dia sudah mahasiswa semester 3 di UGM. Tanpa terasa cepatnya waktu dan dia pun tumbuh dewasa dengan pola pikir yang cukup bijak dan matang. Karakter seperti ini yang saya harapkan masih tetap ada dan terus dikembangkan bagi semua siswa generasi penerus kita. Sayangnya, nilai-nilai kejujuran telah terkontaminasi oknum-oknum tak bertanggung jawab yang melibatkan siswa dalam arus degradasi ini.

Berita kecurangan UN dari tahun ketahun masih saja terjadi. Kenyataan yang tentu saja bikin kita miris dan sedih sekali. Kita tentu saja gelisah melihat fenomena ketidak adilan ada di depan mata. Mau dibawa kemana bangsa ini jika nilai-nilai kejujuran dipecundangi dengan cara yang amat mengusik nurani. Tapi percayalah, masih banyak orang-orang yang memiliki integritas,tanggung jawab, dan nurani, tetap konsisten mempertahankan tujuan hakiki dari sebuah proses pendidikan.

Alhamdulillah, di sekolah tempat saya mengajar, tidak ada pembodohan terstruktur yang amat memalukan ini. Saya bersyukur, tak pernah saya dengar dari rekan guru maupun pengelola sekolah ada niat mencari jalan pintas. Perolehan hasil UN memang tergolong rendah, tapi kami lebih menghargai hasil jerih payah ini yang diperoleh melalui proses belajar yang bermakna.  Kami prihatin dan terpukul dengan berita-berita yang berkembang di masyarakat akibat ulah segelintir oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Saya juga “mendengar” ada beberapa sekolah swasta yang memberikan contekan ke murid-muridnya demi prestise sekolah. Tentu saja sekolah “abal-abal” yang para pengelolanya tidak memiliki kemampuan dan kurang percaya diri. ‘Eksistensi semu’nya hanya bisa dilihat dari prosentasi kelulusan. Keadaan ini ditengarai juga dilakukan oleh beberapa oknum sekolah negeri. Saya katakan dugaan, karena saya hanya mendengar kasak kusuk di antara siswa tanpa memperoleh bukti yang kuat. Mendapatkan bukti untuk kasus seperti ini sepertinya agak sulit. Begitu juga dengan kabar yang memang sudah banyak diberitakan media, dari tahun ke tahun. Tapi saya meyakini memang ada perubahan tata nilai di dalam masyarakat kita berkaitan dengan fenomena contekan masal yang sudah mencoreng dunia pendidikan. Setelah UN berlangsung, isu-isu miring seputar penyelenggaraan UN memang sudah sering kali terjadi. Contekan masal hingga kebocoran soal masih saja terdengar tiap tahun. Sebuah kenyataan yang memang amat memprihatinkan.

Masih ingat kasus ibu Siami di Surabaya? Kasus berawal dari pengaduan putra Siami, yang bercerita kepada ibunya karena di suruh gurunya untuk memberikan contekan kepada teman-temannya saat Ujian Nasional. Putra Siami dikenal sebagai salah satu siswa pandai di SDN Gadel II Kecamatan Tandes, Surabaya. Tidak terima dengan keganjilan yang mesti dialami anaknya, bu Siami kemudian dengan polosnya melaporkan ke Kepala Sekolah dan Komite. Tapi ternyata laporannya tak mendapat tanggapan yang semestinya. Bisa jadi mereka saling menutupi. Merasa tidak mendapat respon yamg diharapkan, kasus ini akhirnya tercium publik dan ibu Siami pun menceritakan pengalaman ini ke salah satu stasiun radio. Lalu, kasus ini sampai ke telinga Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Setelah diproses, sanksi pun dijatuhkan pada pihak yang dinilai bertanggung jawab: Kepala sekolah dan dua orang guru. Namun apa yang dialami bu Siami ini menjadi amat tragis.

Ini Petikan beritanya :

“Sanksi pada tiga pendidik ini lantas memicu kemarahan wali murid. Mereka menilai Siami, dan keluarganya tak punya hati. Mencemarkan nama sekolah dan kampung. Setidaknya empat kali warga menggelar demonstrasi di depan rumahnya.
Puncaknya terjadi pada Kamis 9 Juni 2011. Lebih dari 100 warga Kampung Gadel Sari dan wali murid SDN Gadel II ‘menghakimi’ Siami dan keluarga. Mereka menuntut Siami meminta maaf.
Dengan tangis berlinang Siami telah meminta maaf. Namun warga belum puas. Mereka mengusir Siami dan keluarganya dari kampung.”Usir, usir!,” teriakan warga Gadel menggema di Balai RW 02 Kelurahan Gadel, Kecamatan Tandes, Surabaya.
Siami pun tambah menangis. Ia tak menyangka tetangga kampungnya setega itu mengusirnya. Aksi dorong-mendorong membuat jilbabnya nyaris terlepas. Tubuh Siami yang mungil, limbung. Ia harus dievakuasi agar luput dari kemarahan warga.” (di tulis : oleh Siwan di blog)

     

Sedih sekali mendengar kisah ini kan? Seorang anak SD mestinya mendapat penanaman nilai-nilai luhur tentang kejujuran dan rasa tanggung jawab yang merupakan modal dasar dari terbentuknya sosok pribadi yang memiliki integritas. Kita tahu, nilai-nilai ini memang harus ditanamkan sejak dini. Tapi dalam perkembangannya malah dikotori oleh situasi yang membuat anak jujur menjadi bingung. Sikap masyarakat yang malah menyalahkan bu Siami yang mereka anggap telah mencemarkan kampung. menurut saya justru telah menodai harkat kejujuran dan nilai-nilai dasar yang seharusnya dipupuk dan dikembangkan. Saya benar-benar gak ngerti, seharusnya mereka mendukung Siami yang ingin menguak kecurangan yang benar-benar telah menodai dunia pendidikan melalui kepolosan seorang anak. Saya pikir Bu Siami pantas mempertahankan nilai-nilai kejujuran yang selama ini sudah ia tanamkan kepada anaknya sejak dini. Apa jadinya sebuah bangsa yang tidak mengajarkan tata nilai ini bagi generasi penerusnya. Kisah Siami di Surabaya ini, memang marak diulas di berbagai media.

Yang membuat saya lebih miris lagi, melalui berbagai fenomena yang ada betapa merosotnya tata nilai yang berlaku di sebagian besar masyarakat kita. Jika tata nilai seperti ini terus berkembang, kita tinggal menunggu kehancuran bangsa ini, perlahan tapi pasti. . Seolah kejujuran yang dilakukan Siami adalah sebuah kejahatan. Menutup mata pada hal-hal minor pada penyelenggaraan UN dan menganggapnya seolah hal sepele, sama saja dengan meracuni tunas-tunas muda bangsa ke arah yang berbahaya. Bertolak belakang bagi tumbuh kembangnya pendidikan karakter yang belakangan dikumandangkan dan menjadi bagian dari kurikulum.

Nyontek masal yang terjadi di sebuah sekolah, tak terlepas dari sistim yang menciptakan peluang bagi tumbuhnya kecurangan demi kecurangan. Ditambah lagi salah satu penilaian kinerja kepala sekolah dilihat dari prosentasi kelulusan siswanya. Akibatnya, tiap sekolah memacu guru dan murid untuk mengejar target standar kelulusan tiap mata pelajaran yang di UN-kan. Pendalaman materi dilaksanakan jauh-jauh hari sebelum UN, kemudian lebih intensif lagi di bulan-bulan terakhir menjelang UN. Setiap hari mereka di ingatkan, bahwa UN semakin dekat seolah menghadapi hukum pancung. Seolah hasil akhir dari sebuah penyelenggaraan pendidikan hanya kemampuan kognitif semata, yang diwujudkan dalam angka-angka. Sekolah yang merasa tidak memiliki kemampuan untuk mengolah input (dalam hal ini siswa) yang bagus, terpancing untuk berbuat curang demi prestise sekolah, yang tentu saja berujung pada penilaian kinerja Kepala Sekolah. Jadi kesalahan terbesar bukan pada penyelenggaraan UN, tapi sistim dan oknum-oknum penyelenggaranya. Kepala Sekolah, guru dan masyarakat diharapkan memiliki kesamaan visi bahwa pendidikan adalah sebuah proses panjang yang tidak hanya berujung pada kompetensi akademik, tapi yang lebih penting lagi adalah membangun tunas bangsa yang berkarakter, dan berakhlak mulia. Penyikapan guru, orang tua dan masyarakat terhadap UN menjadi amat penting bagi psikologis anak. Sehingga anak tida perlu menjadi stress jika mendengar kata UN. Karena ujian adalah bagian dari proses hidup, yang harus diterima sewajarnya.

Jakarta, 1 Juli 2011
Salam Hangat & Semangat

Etty Lismiati

Special thanks untuk keponakan saya, Tami Sandyarani di Yogyakarta, yang sudah menginspirasi saya menulis catatan ini.

Categories: Serba serbi dunia pendidikan | Tags: , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar
 
 

JEPRET

Categories: Fotografi | Tinggalkan komentar
 
 

MOPDB (Masa Orientasi Peserta Didik Baru)

MOPDB dulu lebih dikenal dengan nama MOS (Masa Orientasi Siswa) yang sampai saat ini masih familier di telinga masyarakat. Setelah Kemendiknas mengganti sebutan siswa menjadi  peserta didik, maka MOS pun berubah nama menjadi MOPDB.  MOS ataupun MOPDB hanya sebuah istilah, intinya adalah sebuah kegiatan yang bertujuan membantu siswa agar dapat beradaptasi dengan baik dilingkungan barunya. Selain melibatkan OSIS sebagai pelaksana teknis, kegiatan ini juga melibatkan hampir semua komponen sekolah serta dukungan stake holder  dibawah naungan komite sekolah, yang bersama-sama memiliki tanggung jawab membangun budaya sekolah. Bagi siswa yang lebih senior sudah bukan jamannya lagi MOPDB menjadi ajang perpeloncoan . Bukan jamannya lagi menumbuhkan rasa hormat dengan cara merendahkan. MOPDB di SMPN 47  selain menjadi kegiatan awal di sekolah baru, juga sebagai media berekspresi bagi siswa dari kelas yang lebih tinggi  untuk menunjukkan kebolehannya melalui bidang ektra kurikuler yang digeluti, sekaligus menarik minat anggota baru dengan berpromosi  .

Tiap jenjang pendidikan mempunyai ciri khusus yang membedakannya dengan jenjang pendidikan lainnya. Masa-masa awal di sebuah lingkungan baru memiliki peran penting bagi perkembangan psikologis seorang anak. Hal ini terkait erat pada persepsi anak terhadap nilai-nilai dan norma yang diterimanya selama proses belajar.  Masa peralihan dari Sekolah Dasar ke Sekolah Menengah Petama, merupakan tahapan khusus dari perkembangan seorang anak yang membutuhkan perhatian khusus pula. Prinsip–prinsip dasar dalam mengenal lingkungan baru melalui pendekatan yang menyenangkan, diharapkan akan berpengaruh positip bagi persepsi peserta didik terhadap budaya sekolah, sehingga dapat membantu peserta didik agar mampu beradaptasi dengan baik .

PRINSIP-PRINSIP PENYELENGGARAAN MOPDB

  1. Penyelenggaraan MOPDB berisi penghangatan suasana , menambah wawasan dan pendidikan demokrasi.
  2. Pelaksanaan MOPDB harus berdasarkan prinsip mudah, murah, menyenangkan, masal dan meriah. Oleh karena itu kegiatan MOPDB perlu disesuaikan dengan kondisi dan lingkungan sekolah.
  3. Penyelenggaraan MOPDB bersifat fleksibel, dapat memilih beberapa mata acara alternatif, menyesuaikan diri dengan keadaan yang merujuk pada MOPDB itu sendiri.
  4. Pelaksanaan MOPDB agar menghindari pungutan biaya dari siswa. Seluruh dana pelaksanaan MOPDB agar dianggarkan pada APBS.
  5. Kegiatan MOPDB dapat berlangsung secara kelompok atau masal disesuaikan dengan materi yang akan disampaikan.
  6. Metode penyampaian MOPDB tidak terfokus dalam bentuk ceramah, tetapi dapat menyesuaikan  metode yang dapat mengaktifkan dan melibatkan banyak peserta.
  7. Pelaksanaan MOPDB berlangsung pada hari efektif sekolah. Dengan demikian tidak meliburkan peserta didik di kelas yang lebih tinggi.

Sebagai salah satu program sekolah,  bidang kesiswaan  SMP Negeri 47 Jakarta,  senantiasa melakukan upaya pengembangan diri secara lebih efektif  melalui kegiatan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) bagi calon siswa kelas VII Tahun Pelajaran 2011-2012 ini. Kegiatan ini mengambil tema:

“Melalui Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) SMP Negeri 47 Jakarta Tahun Pelajaran 2011-2012, Kita Tumbuhkan Karakter Bangsa Yang Jujur, Mandiri dan Berakhlak Mulia”

Tema yang diambil terkait  dengan pendidikan karakter yang belakangan ini hangat dibicarakan sebagai bagian dari kurikulum.  Melaui serangkaian kegiatan ini diharapkan panitia mampu membangun karakter  positip melalui berbagai bentuk mata acara di dalamnya khususnya melalui pembekalam materi maupun games2 yang interaaktif dan menyenangkan. Seperti dikatakan tadi, kegiatan ini pada intinya bertujuan untuk memudahkan siswa mengenal lebih baik lingkungan belajarnya.  Dengan mengenal lebih baik lingkungan belajar ini, diharapkan para peserta didik dapat membangkitkan gairah belajarnya, mengeksplorasi hal-hal baru di sekolah secara lebih positif.

Foto lain klik di sini http://www.facebook.com/media/set/?set=a.250681128281003.82253.158850134130770

Categories: Berita 47 | Tinggalkan komentar
 
 

Materi KD 1.1: Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup

Materi KD 1.1 : PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Pada Makhluk Hidup

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 65 Komentar
 
 

PEMBANTU

Bisa dibayangin deh gimana repotnya gak ada pembantu untuk ibu-ibu  yang bekerja maupun bagi mereka yang memiliki seabreg aktifitas  di luar rumah. Apalagi yang memang sudah terbiasa menyerahkan segala urusan tetek bengek rumah tangga kepada pembantu hingga puluhan tahun.  Kalo anak sudah besar-besar mungkin gak terlalu jadi kendala. Saya inget dulu waktu harus ‘nenteng-nenteng’ anak untuk ngajar ketika si kecil masih balita. Meskipun pinpinan maupun temen-temen di sekolah gak masalah, tapi rasanya gimanaaa gitu ya.. Sementara belum dapat pengganti, kadang malah, anak sampe dititip dulu ke tetangga karena keluarga dekat lokasinya agak jauh sie. Kondisi begini memang bisa ganggu kinerja  kita.

Cari pengganti juga gak gampang, harus selektif, karna terkait pada perkembangan anak yang akan menghabiskan banyak waktu bersamanya dirumah.  Jadi mau gak mau saya siasati supaya gak bergantung sepenuhnya pada pembantu sejak awal, dengan melibatkan anggota keluarga untuk urusan rumah tangga, minimal bisa membantu hal-hal sederhana yang bisa mereka lakukan untuk dirinya sendiri . Sebagai bagian dari proses mengembangkan nilai-nilai tanggung jawab, tidak bijaksana jika kita membiarkan si kecil yang masih duduk di TK misalnya, benar-benar  tergantung sepenuhnya pada pengasuhnya. Mulai melek di pagi hari hingga tidur di malam hari.  Lama-lama si kecil yang kita sayangi ini akan tumbuh menjadi seorang anak yang manja dan tidak mandiri.

Umumnya kita  gak cukup  sabar melihat  si kecil melakukan kesalahan dalam memakai kaos kakinya sendiri misalnya. Atau ketika kita melihatnya sarapan dengan muka belepotan.  Jika sang ibu sedang repot juga, serta merta si ibu akan mengatakan, mbaak… tolong si adek mbak…

Apalagi jika suasana pagi  dirumah selalu menjadi sebuah  rutinitas yang dilakukan sambil tergesa oleh hampir semua anggota keluarga, sebelum masing-masing menuju ke tempat aktifitasnya.  Mungkin akan sering kita mendengar  teriakan dari sang ibu, ayo.. sayang,  cepat habiskan sarapanmu … ! ayoo…, cepat pake sepatu ! Ayo-ayo  melulu !

Kalo sudah begini,  betapa  sibuknya sang pembantu. Bisa-bisa segala hal urusan tetek bengek rumah tangga di handle oleh pembantu semuanya. Setiap anggota keluarga tergantung padanya, gak ibu, bapak dan anak-anaknya. Kalo si pembantu ini punya profil kalem, lembut sekaligus cekatan, ya mujurlah. Tapi kalo ditambah lagi, muda, ‘moleh’ ….? Woow, si ibu mungkin akan repot juga nantinya, Aha !  Serba salah ya.  Eh, tapi gak juga deeh, karena si ibu boleh jadi akan menerapkan aturan yang terdiri dari 2 pasal. Pasal 1: Majikan selalu benar. Pasal 2: Jika majikan salah, lihat pasal 1.  Biasalah, aturan rimba akan muncul ketika penguasa dzholim kalah pamor dari anak buah.

Para ibu biasanya  mengantisipasi ditinggal mudik para pembantu ini jauh-jauh hari sebelum Lebaran, bahkan sebelum Rhamadan.  Ada yang  sudah mulai belanja ke Tanah Abang padahal puasa  aja sekitar seminggu lagi datangya. Biasa deh, mborong  pakaian yang mungkin tidak sempat lagi jika dilakukan ketika puasa, apalagi setelah pembantu mudik. Alasannya masuk akal juga keliatannya, karena kalo belanja pada hari puasa, bisa-bisa puasanya jebol. Apalagi menjelang Lebaran, pasar pasti penuh sekali.  (By the way, Ssstt..kemaren aku dan beberapa teman ke Tanah Abang, beli baju buat di jual, ha..ha..ha…) Sebuah fenomena yang memang unik di Indonesia umumnya. Lebaran, mudik dan belanja,  sudah satu paket kayaknya !

Pembantu infal menjadi sebuah lahan tersendiri bagi sebagian pembantu yang sengaja tidak pulang kampung. Mereka tentu saja dibayar lebih mahal. Pekerjaan yang rupanya menjadi  ladang musiman yang cukup menggiurkan untuk mengais rejeki lebih banyak di hari lebaran. Menjelang dan minggu-minggu sesudah lebaran, biasanya masa panen bagi biro penyalur tenaga PRT  yang banyak bertebaran di sepanjang jalan R. Suprapto, Cempaka Putih. Kita memang harus ekstra hati-hati, karena banyak peluang penipuan dengan modus operandi sebagai PRT.  Di negara kita pembantu memang relatif banyak (sampe di ekspor segala malah!). Tapi apa pun yg diharapkan dari seorang ‘asisten’ di rumah, kejujuran menjadi point utama.. Buat saya sih gak masalah besar kalo orang kepercayaan ini rada ‘lemot’, meskipun mungkin ngeselin juga tentunya. Pembantu yang rada ‘Oneng” ini masih bisa di ajarin kok supaya jadi lebih pinter dan gak lemot lagi. Asal dia memiliki nilai-nilai kejujuran dan mau belajar, itu sudah syarat mutlak yang gak bisa di tawar. Sayangnya,  yang memiliki karakter seperti ini  agak susah dicari jaman sekarang.  Pembantu yang  punya dedikasi dan etos kerja tinggi, apalagi plus tanggung jawab ! Ha..ha… kumplit banget ! susah kaleee…  dan gak jadi pembantu tentunya.

Ada seorang teman di FB yang menulis komen tentang kejujuran begini, “untuk KEJUJURAN,,, kita lah sang pembentuknya, bukan orang lain. Kejujuran punya kesamaan dengan keburukan, kezoliman, kejahatan, ia sama-sama MENULAR…..”

Wah, bener  tuh. Saya setuju ! Kejujuran dibentuk melaui PENDIDIKAN.  Artinya, tidak hanya menjadi tanggung jawab  sebuah lembaga yang di kenal dengan nama sekolah secara formal. Tapi ia diperoleh melalui interaksi dalam keluarga di rumah dan lingkungannya. Dan Ibulah guru pertama bagi seorang anak.

Jakarta, 24 Juli 2011

Salam hangat dan Semangat

Etty Lismiati

Categories: Cakrawala | Tinggalkan komentar
 
 

Materi KD 1.2: Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Manusia

Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 13 Komentar
 
 

Materi KD 1.3 : Sendi dan Otot

Silahkan di unduh dan  dipelajari untuk bahan Uji Kompetensi  Sendi dan Otot

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 32 Komentar
 
 

Materi KD 1.4 : Sistim Pencernaan Manusia

Untuk semua siswa kls 8, Klik di sini 4a. SISTEM PENCERNAAN

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 7 Komentar
 
 

Materi KD 2.1 : Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

Silahkan klik di sini STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 10 Komentar
 
 

Materi KD 2.2 : Fotosintesis

 Formaat ms. word materi KD 2.2 , Silahkan klik di sini  : Fotosintesis

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 2 Komentar
 
 

Materi KD.2.2 : Fotosintesis

 

—  Tumbuhan hijau mampu membuat makanannya sendiri dengan mengambil zat-zat anorganik dari lingkungannya melalui proses fotosintesis.

—  Fotosintesis: Proses pembentukan bahan organik (gula/karbohidrat) dari zat-zat anorganik (H20 dan CO2) dengan bantuan cahaya matahari.

—  Tumbuhan mampu melakukan fotosintesis karena memilii klorofil (zat hijau daun) yang terdapat dalam kloroplas.

—  Di antara epidermis atas dan epidermis bawah daun terdapat jaringan mesofil (daging daun).

—  Tumbuhan dikotil: jaringan mesofil terdiri dari jaringan palisade/tiang/pagar dan jaringan spons/bunga , yang sudah mengalami deferensiasi yang cukup jelas perbedaan bentuk susunan selnya.

—  Tumbuhan monokotil : sel pada jaringan mesofil daun berbentuk bulat . Jaringan mesofilnya baru mengalami sedikit diferensiasi menjadi jaringan palisade dan jaringan bunga karang

Anatomi Daun

Epidermis daun

  • lapisan terluar yang terdapat di permukaan atas dan bawah daun
  • Fungsi epidermis

a)      Bagian atas : melindungi bagian2 yang ada di bawahnya

b)      Bagian bawah :  melindungi bagian2 yang ada di atasnya

  • Pada epidermis terdapat
  • Kutikula yang menutupi seluruh permukaan daun pada epidermis    atas maupun bawah, yang sel2nya terdiri atas lapisan lilin. Kutikula berfungsi untuk mencegah penguapan air yang berlebihan.
  • Stomata (mulut daun), terdapat pada epidermis bawah. Berungsi untuk :
  1. Tempat pertukaran gas CO2 dan O2
  2. Membantu proses penyerapan serta transportasi air dan mineral.
  3. Mengatur suhu tumbuhan

Jaringan Palisade/Tiang/Pagar

  • Terdiri dari sel-sel silindris, tegak dan tersusun rapat.
  • Tempat terjadinya fotosintesis.
  • Banyak mengandung kloroplas yang mengandung pigmen berwarna hijau (kloropil ).
  • Fungsinya : menyerap cahaya matahari secara maksimum untuk proses fotosintesis .

Jaringan Bunga Karang/spons

  • Terdiri dari sel-sel tidak teratur dan tidak rapat susunannya (terdapat ruang-ruang antarsel).
  • Mengandung sedikit kloroplas.
  • Fungsinya : menampung CO2 untuk proses fotosintesis .

Berkas pembuluh angkut

  •  Terdapat di dalam tulang-tulang daun.
  • Terdiri dari Xilem dan Ploem.
  •  Merupakan lanjutan dari sistem jaringan pembuluh angkut pada batang/cabang dan pembuluh angkut akar.
  • Fungsinya :
    • Xilem  : membawa air dan zat2 hara yang terkandung di dalam tanah dari akar ke daun. untuk proses fotosintesis.
    • Ploem/pembuluh tapis : mengedarkan hasil fotosintesis berupa amilum / karbohidrat / glukosa ke bagian2 lain tumbuhan untuk proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Sistem Pengangkutan pada Tumbuhan

Air dan mineral dapat naik sampai daun yang tinggi karena adanya kekuatan tertentu, yaitu:

  1. Tekanan Akar
  • Ditimbulkan sebagai akibat pergerakan air secara osmosis dari sel ke sel pada akar.
  • Menyebabkan air terdorong/tertekan sehingga naik ke pembuluh kayu batang .
  • Besarnya dipengaruhi besar kecil dan tinggi rendahnya tumbuhan.
  • Kapilaritas pembuluh kayu dari akar dan batang menyebabkan air dan mineral yang terlarut naik ke puncak batang dan daun.
  • Disebabkan adanya penguapan air dari daun sehingga aliran air dan mineral dari akar, batang dan daun terjadi terus-menerus.
  • Besarnya sebanding dengan jumlah daun yang dimilikinya.
  1. Kapilaritas Batang
  1. Daya Isap Daun

 

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan/Laju Fotosintesis

A). Faktor Dalam (internal)

  • Kadar klorofil
  • Bentuk dan struktur daun
  • Anatomi daun
  • Kedudukan daun terhadap cahaya
  • Penyebaran stomata

B). Faktor Luar

  1.  Intensitas cahaya :
  • semakin tinggi intensitas cahaya matahari, maka semakin banyak energi cahaya yang diserap oleh klorofil, sehingga laju fotosintesis meningkat.
  • Apabila intensitas cahaya terlalu tinggi dapat merusak klorofil, fotosintesis menurun dan bahkan berhenti, hal ini karena cahaya matahari yang terlalu kuat mengandung UV. Intensitas tinggi .

 2.  Kadar CO2 di udara

  • Semakin sedikit CO2 yang memasuki daun, laju fotosintesis akan menurun.
  • Apabila kadar CO2 ditingkatkan perlahan-lahan maka laju fotosintesis akan meningkat hingga tingkat tertentu.

3.   Suhu

  •  Laju fotosintesis akan meningkat dengan kenaikan suhu.
  • Apabila suhu terlalu tinggi, proses fotosintesis akan terhenti.

4. Kadar air dan ion organik dalam tanah.

  • Daun yang layu menyebabkan penyerapan CO2 terhambat.
  • Tumbuhan hijau pada tempat kekurangan unsur (Mg, N, Fe) akan mengganggu pembentukan klorofil sehingga proses fotosintesis terganggu.


Salam Hangat & Semangat :)

Etty Lismiati, S.Pd

====================Selamat Belajar========================

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 6 Komentar
 
 

Materi KD 2.4 : Hama dan Penyakit Pada Tanaman

Silahkan Klik : Hama dan Penyakit Pada Tanaman

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 3 Komentar
 
 

Materi KD 2.4 : Hama dan Penyakit Pada Tanaman

Hama adalah hewan yang merusak tanaman atau hasil tanaman karena aktivitas hidupnya, terutama aktivitas untuk memperoleh makanan.

Macam-macam Hama :

  • Mamalia  misal : tikus sawah (Rattus argentiventer), babi hutan (Sus scrofa), kera (Hominoidea)
  • Serangga misal : kutu daun (Myzus persicae dan Aphis gossypii), walang sangit (Leptocorisa acuta), belalang, ulat, kumbang
  • Burung misal : gelatik (Padda oryzivora) dan pipit (Estrildidae)

Contoh hama:

Hama perusak tanaman padi :

  • Tryporyza innotata (ulat penggerek)
  • Nilaparvata lugens (wereng cokelat
  • Leptocorisa acuta (walang sangit
  • Aphis sp (kutu daun )

link gambar : http://www.fotografer.net/isi/galeri/foto.php?id=891350&s=1

Nilaparvata lugens (wereng cokelat)

Tryporyza innotata (ulat penggerek)

  Leptocorisa acuta (walang sangit )

Aphis sp (kutu daun )

link gambar  http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRHqgxmly1_jsM4ozGtXl6f2P2Y4ZNOfz-wjRCZhw-YXAlphYiq             

Hama perusak tanaman kelapa :  

  • Artona cartoxantha dan Orycete s rhinoceros (kumbang tanduk/wangwung)

Artona cartoxantha

  

Orycete s rhinoceros (kumbang tanduk/wangwung)

Hama perusak tunas dan batang tebu  :

  • Chilo sp    

http://farm7.static.flickr.com/6004/5925065882_3974b4df02.jpg

Penyakit Tanaman

Penyakit tanaman adalah gangguan pada tanaman yang disebabkan oleh mikroorganisme (virus, bakteri, protozoa, jamur, cacing nematoda)

—  Penyebaran penyakit melalui angin, air, serangga dan faktor lingkungan (kelembapan dan suhu)

—  Tanaman yang terserang: terhambat pertumbuhannya dan akhirnya mati

Macam-macam  penyakit pada tanaman dan penyebabnya

1.  CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration)

*     Sebab: virus yang merusak pembuluh tapis (floem) tanaman jeruk

*     Akibat: Daun menjadi kecil dan berwarna kuning serta pertumbuhan kuncupnya lambat. Pada stadium lanjut, daun gugur dan menyebabkan tanaman tidak produktif lagi dan akhirnya mati.

2.  Penyakit Mosaik pada Tembakau

*     Sebab: virus TMV (Tobacco Mosaic Virus)

*     Akibat: Daun tembakau berkerut dan bercak-bercak kuning

 3. Penyakit Rebah Kecambah

*     Sebab: Pythium debaryanum (protista spt jamur)

*     Akibat: pembusukan kecambah/bibit tanaman dan busuk akar pada tanaman budidaya sehingga kecambah rebah ke tanah4.

Penyakit pada Tanaman yang disebabkan oleh jamur api (ustilago) :

  • Ustilago maydis : penyakit pada tanaman jagung
  • Ustilago avenae: penyakit pada tanaman gandum
  • Ustilago scitaminea: penyakit pada pucuk tebu.

   

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | Tags: | 4 Komentar
 
 

Materi KD 2.3 : Gerak Pada Tumbuhan

Materi Gerak Pada Tumbuhan

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 4 Komentar
 
 

Animasi & Mozaik

ImageChef.com - Custom comment codes for MySpace, Hi5, Friendster and more

Categories: Cakrawala | Tinggalkan komentar
 
 

Materi KD. 3.1 : Atom Ion dan Molekul

Atom Ion dan Molekul

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 6 Komentar
 
 

Peringatan Hari Guru, 25 November 2011

Ada yang berbeda dengan upacara bendera kali ini. Jika biasanya yang menjadi  petugas upacara adalah siswa, khusus pada pelaksanaan tanggal 25 November ini,  bertepatan dengan HUT PGRI ke 66 di SMPN 47 Jakarta, yang menjadi petugas upacara adalah guru. Ini adalah hari untuk guru.Dengan di dampingi oleh siswa2 dari kelompok Paduan Suara dan Paskibra SMPN 47, suasana upacara kali ini nampak lebih khitmat sekaligus meriah karena dilanjutkan dengan pemberian bunga, dari siswa untuk guru.

Yang paling seru tentu saja ketika membaurnya seluruh murid dan guru, lengkap dengan lagu2 penghangat suasana dan goyang bersama di lapangan. . Memberi suasana lain yang bebas tanpa sekat formal namun masih dalam koridor yang sesuai, terciptanya suasana keakraban. Semoga peringatan Hari Guru di SMPN 47 kali ini, dapat menjadi momentum bagi semua guru di 47 untuk berkarya lebih baik lagi dalam membangun generasi penerus yang lebih kompeten.

GambarGambar

Gambar

Perayaan HUT PGRI ke-66 ini juga dilengkapi dengan pemberian penghargaan bagi 3 orang guru SMPN 47   yang telah mencurahkan sebagian besar hidupnya, serta dedikasi dan kiprahnya di dunia pendidikan khususnya di lingkungan  SMPN 47 Jakarta. Ke tiga orang guru tersebut adalah :

  1. Ibu Enny Suwiyarni, S.Pd (Almalhumah)
  2. Ibu Murti Efrida, S.Pd dengan masa bakti 33 tahun.
  3. Ibu Yulminar, S.Pd, masa bakti 32 tahun

Tropi ini bentuk appresiasi bagi guru yang memiliki dedikai tinggi.

Ibu Ika Herawati, memakili keluarga Ibu Enny (Almr) untuk menerima plakat sebagai guru berdedikasi tinggi SMPN 47 Jakarta

Almarhumah Ibu Enny yang telah meninggalkan kita pada bulan Oktober lalu, merupakan sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam profesinya. Semoga arwah beliau mendapatkan tempat yang layak di sisiNya karena jasanya bagi siswa-siswi 47 hingga akhir hayatnya.

Bu Yulminar dan Bu Murti, jupa merupakan dua sosok guru yang memiliki kesetiaan akan profesi dan menjalaninya dengan penuh konsistensi. Tahun pelajaran ini merupakan periode terakhir beliau mendarmabaktikan dirinya bagi dunia pendidikan formal di sekolah ini, karena tahun depan beliau-beliau ini akan memasuki masa pensiun.

Pengharagaan bagi guru-guru berdedikasi  ini, semoga dapat menjadi motifvasi bagi guru-guru lain yang lebih yunior sehingga SMPN 47 menjadi sebuah sistim yang saling mendukung bagi kemajuan dan keberhasilan siswa-siswi di  SMP Negeri 47 Jakarta.

Categories: Berita 47 | Tinggalkan komentar
 
 

Materi KD. 3.3 : Zat Aditif Pada Makanan

Silahkan klik dan pelajari materi ini. ZAT ADIKTIF PADA MAKANAN

Zat Adiktif Makanan  adalah  :  Semua bahan yang ditambahkan ke dalam makanan selama proses pengolahan, penyimpanan atau pengepakan makanan.

Jenis zat adiktif pada makanan sudah sangat beragam sesuai fungsinya , diantaranya yang paling banyak digunakan antara lain adalah :

  • Pewarna
  • Pemanis
  • Pengawet
  • Penyedap
  • Anti oksidan
  • Penambah nutrisi
  • Pengemulsi, pemantap dan pengental
  • Pemutih dan pematang tepung
  • Anti kempal
  • Sekuestan dan sebagainya.

1.PEWARNA 

Tujuan Penggunaan Pewarna Pada makanan :

  1. Supaya lebih  menarik sehingga merangsang selera.
  2. Mengembalikan warna asli yang mungkin hilang pada proses pengolahan.
  3. Mempertahankan warna produk ,misalnya bahan makanan yang sama  mungkin saja mempunyai warna yang berbeda, bergantung pada asal dan musim.

 

Berdasarkan bahan dasar pembuatannya , pewarna ada 2 macam  :

  1. Pewarna Alami    :   yaitu pewarna yang diperoleh dari ekstrak tumbuhan atau hewan.
  • Lebih aman dikonsumsi, tapi ragamnya terbatas.
  • Sulit diperoleh dalam jumlah yang besar.
  1. Pewarna sintetis  :   Pewarna yang dibuat oleh pabrik
  • Tidak aman dikonsumsi, tapi ragamnya sangat banyak.
  • Dapat dibuat dalam jumlah yang besar.
  • Tidak mempunyai nilai gizi dan tidak diperlukan kecuali untuk penampilan
  • Beberapa jenis pewarna buatan yang pernah digunakan, sekarang penggunaannya dilarang karena dapat menyebabkan kanker.
  • Pewarna juga sering disalah gunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,misalnya penggunaan pewarna tekstil untuk makanan. Ini sangat berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka lama.

jenis bahan pewarna

Contoh

Warna yang dihasilkan

Penggunaan

Pewarna alamiAnato

Caramel

Beta-karoten

Klorofil

Kunyit

Cabe

Tomat

Orange

Coklat

Kuning

HijauEs krim, keju,minyak makan,margarine

Jem, jeli dan jamur kalengan

Keju, kapri kalengan

Jem, jeli, keju olahan

Pewarna sitetikIndigo carmine

Coklat HT

Hijau FCF

Kuning FCF

Tartrazine

Rhodamin BBiru

Coklat

Hijau

Kuning

Kuning

Es krim, kapri kalengan, jem dan jeli

Minuman ringan dan makanan cair

Es krim, pir kalengan,acar ketimun

Es krim, youghurt, jem dan jeli

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.   PEMANIS

Jenis Pemanis

Keterangan

Contohnya

Pemanis Alami

  • Mempunyai nilai kalori
    • Aman di konsumsi, kecuali bagi penderita obesitas dan diabetes.
    • sukrosa (gula tebu)
    • laktosa  (gula susu)
    • glukosa (gula darah)
    • Fruktosa (gula buah)

 

Pemanis buatan 

  • Mempunyai nilai kalori yang rendah bahkan ada yang tidak sama sekali.
  • Digunakan : untuk pemanis es  krim,permen,atau minuman ringan, juga digunakan untuk penderita obesitas dan penderita diabetes.

 

  • Sakarin
  • Siklamat
  • Aspartam
  • Asesufam
  • Sorbitol
  • Gliserol

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selintas Tentang Aspartam

  • Aspartam sekitar 180 kali lebih manis dari gula tebu sedangkan kalorinya hanya  1/160 kali lebih rendah dari gula tebu.
  • Biasanya digunakan sebagai pemanis permen dan berbagai jenis makanan olahan.tetapi tidak digunakan dalam minuman ringan .
  • Aspartam kehilangan rasa ,manisnya jika disimpan dalam jangka waktu lama
  • Pemanis  sintetik yang sekarang banyak digunakan adalah aspartam dan asesufam

Selintas tentang sakarin dan siklamat

  • Sakarain dan siklamat bersifat karsinogenik ( dapat  menyebabkan kanker).
  • Sakarain masih beredar dipasaran tetapi siklamat sudah dilarang penggunaannya.

3.   PENGAWET

Tujuan dari pengawetan makanan adalah :

  1. Membunuh mikro organisme pembusuk.
  2. Membuat suatu kondisi sehingga mikro organisme pembusuk tidak dapat berkembang agar   daya simpan makanan dapat lebih panjang.

Cara-cara Pengawetan Makanan

a.   Pengeringan

b.   Pembekuan

c.   Pengalengan

d.   Irradiasi              ,  yaitu dengan cara  penyinaran dengan zat radioaktif tertentu (misalnya dengan sinar ultraviolet atau sinar gama )

e.   Penambahan  bahan pengwaet untuk mencegah/ membunuh mikro organisme.

Jenis Pengawet

Contoh

Fungsi

Keterangan

Pengawet Alami

Pengawet Buatan

 

  Guladan

Garam

Cuka

Belerangdioksida

  • · Asambenzot
  • · Sodium/Natrium benzoat
  • · Natrium/Sodium   Nitrat
  • · Natrium/Sodium Nitrit
  • · Asam Prupionat

 

Mengawetkan buah.Mengawetkan ikan dan daging.

Membuat acar.

Mengawetkan buah kering dan selai.

Untuk jus buah dan minuman

Untuk mengawetkan daging

Untuk roti dan sediaan keju olahan

  • · Garam dan gula  dapat mematikan organisme karena  menyebabkan plasmolisis.
  • · Plasmolisis adalah peristiwa pelepasan cairan dari dalam sel karna perbedaan kepekatan.Saat mikro orgaganisme kontak dengan larutan yang sangat pekat, maka air akan keluar melalui tubuh organisme menuju larutan

Kondisi yang sangat asam tidak memungkinkan mikro organisme untuk hidup

Mempunyai 2 kelemahan yaitu aromanya yang kurang sedap dan merusak vitamin B1.

Dapat menghentikan pertumbuhan bakteri buah dan ragi

  • Menghambat pertumbuhan bakteri pathogen
  • Memberi warna cerah pink yang menarik.

 

 

4.   PENYEDAP RASA DAN AROMA

Tujuan Dari Penggunaan Penyedap  :

  1. a.      Meningkatkan cita rasa makanan
  2. b.      Mengembalikan cita rasa makanan yang mungkin hilang selama pemrosesan.
  3. c.       Memberi cita rasa  makanan tertentu pada makanan yang tidak mempunyainya.

 

Macam-macam Penyedap :

a.   Penyedap alami       :   garam, gula, cuka, rempah-rempah

  1. Penyedap Buatan     :   MSG  (Monosodium Glutamate)

Nama  Kimia

Rasa/Aroma

Isoamil asetatIsoamil Valerat

Butil Butirat

Isobutil Propionat

PisangApel

Nanas

rum

 

 

 

 

5.   ANTI OKSIDAN

Tujuan Penggunaan Anti Oksidan  :

Mencegah ketengikan pada makanan yang mengandung lemak/minyak, karena mengalami oksidasi.

Misalnya    :minyak goring, keju, roti, dan sereal.

Proses Oksidasi :

  • Berlangsung dengan melibatkan radikal bebas, yaitu suatu sel yang reaktif. Anti oksidan bertindak menetralkan radikal bebas tersebut, dengan cara mengikat radikal bebas agar tidak kurang reaktif,sehingga proses oksidasi dapat dihambat.

Jenis Anti Oksidan

  1. Anti Oksidan alami    :   lesitin, vitamin E, vitamin C (asam askorbat)
  2. Anti Oksidan Sintetis :
  • BHA (Butylated Hidroxyanisole)
  • BHT (Butylated Hidroxytoluene)
  1. 6.      PENAMBAH NUTRISI

Tujuan Penggunaan Zat penambah Nutrisi :

Untuk mencegah terjadinya defisiensi (kekurangan) pada zat-zat tertentu.

Misalnya:

  • penambahan garam Iodium pada garam dapur
  • penambahan vitamin B1 pada beras.
  • Vitamin C pada jus buah.dan minuman ringan.
  • Vitamin D dan kalsium pada susu.

7.   PENGEMULSI, PEMANTAP DAN PENGENTAL

                  Adalah bahan yang dapat membantu pembentukan dan pemantapan sistim dispersi yang homogen pada makanan.

Contoh :   agar-agar, gelatin dan gom arab

 

8.   PEMUTIH DAN PEMATANG TEPUNG

                  Adalah bahan yang dapat mempercepat proses dan pemutihan  atau pematangan tepung, sehingga dapat memperbaiki mutu pemanggangan.

Contoh:

  • asam ascorbat
  • aseton peroksida
  • kalium bromat.

9.   ANTI KEMPAL

                  Adalah bahan yang dapat mencegah pengempalan makanan yang berupa serbuk

Contoh:

  • aluminium silikat (pada susu bubuk)
  • kalsium aluminium silikat (pada garam meja)
  1. 10.  SEKUESTAN

                  Adalah bahan yang dapat mengikat ion logam yang ada dalam makanan.

Contoh :

  • asam fosfat (pada lemak dan minyak makan)
  • kalsium sitrat (pada es krim dan sejenisnya).

Penggunaan Zat Adiktif Pada Makanan Tidak Selalu Aman , karena :

  1. Kriteria aman terkait pada batas penggunaan
  2. Zat yang sangat diperlukan tubuh  bias menjadi racun jika jumlahnya tidak sesuai

 

==========================================================================

ESSAY

  1. 1.      Sebutkan contoh makanan yang mengandung :
    1. Pemanis buatan            c..  Pengawet
    2. Pewarna                       d..  Pemberi aroma.
    3. Untuk tujuan apa saja orang menggunakan zat adiktif makanan ?
    4. Mengapa industri makanan menggunakan pewarna sintetis ?
    5. Apa yang dimaksud dengan  radikal bebas dan apa artinya anti oksidan ?
    6. Apa bedanya anti oksidan dengan bahan pengawet.
    7. Menurut pendapatmu apa alasan pedagang makanan  yang
  • menggunakan pewarna tekstil untuk makanan .
  • menggunakan pengeras mayat (formalin) untuk tahu ataupun bakso
  1. Sebutkan cara-cara untuk mengawetkan makanan.
  2. Sebutkan beberapa contoh bahan pengawet alami dan peruntukannya.
  3. Sebutkan beberapa contoh zat adiktif yang dimaksudkan sebagai penambah gizi.
  4. Adiktif yang digunakan sudah melalui penelitian,namun demikian seringkali kemudian dilarang penggunaanya  karena menyebabkan masalah kesehatan.Bagaimana pendapatmu tentang  makanan yang menggunakan adiktif

======================

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | Tinggalkan komentar
 
 

Materi K.D : 3.2 Bahan Kimia Dalam Produk Rumah Tangga

Silaahkan unduh dan pelajari materi BAHAN KIMIA DALAM PRODUK RUMAH TANGGA

 PENGERTIAN DAN PENGGOLONGAN

            Sebagaimana kita tahu, bahwa segala macam benda tersusun dari materi. Dalam kehidupan sehari-hari kita menggunakan istilah bahan kimia untuk materi. Jadi, sebenarnya,  segala sesuatu terdiri dari bahan kimia

Ditinjau dari segi asalnya, bahan kimia yang digunakan dalam berbagai produk rumah tangga , dibagi dalam 2 golongan, yaitu :

1.   Bahan kimia alami                      :   Bahan kimia yang terdapat di alam.

       Misalnya    :   Air, kayu, minyak ,cengkeh,kapur dsb.

2.  Bahan kimia sintetis/buatan   :   Bahan kimia buatan pabrik.

Misalnya    :   detergen, plastik, asam sulfat, pestisida dan berbagai macam essen (penguat rasa dan aroma).

Penggolongan bahan Kimia di Rumah Tangga

  1. Bahan Pembersih
  2. Bahan Pemutih
  3. Bahan pewangi
  4. Racun Serangga

1.   BAHAN PEMBERSIH

      A.  Sabun

  • Bahan pembuat sabun
    • Bahan dasar :
    • -  lemak hewan dan minyak tumbuhan.
    • -  Natrium hidroksida (NaOH)  atau Kalium Hidroksida (KOH).
  • Bahan tambahan  :
  •  -   krim
  • -  parfum
  • -  vitamin dll
  • Struktur molekulnya berbentuk panjang, dengan 2 ujung yang mempunyai sifat yang berbeda, ujung yang satu bersifat hidrofil ( (gugus molekul selalu menuju air) sedang ujung yang lain bersifat hidrofob (selalu menjauhi air dan tertarik ke minyak).
  • Fungsi sabun :
  • Mengangkat kotoran yang menempel pada pakaian dan melarutkannya dengan air.
  • Sebagai zat emulgator  (pengemulsi), yaitu zat yang mampu melarutkan  minyak dan lemak.
  • Berdasarkan bentuknya, sabun ada 3 macam  :
    • Sabun lunak    : sabun yang bahan dasarnya garam kalium.
    • Sabun keras    : sabun yang bahan dasarnya  garam natrium.
    • Sabun  toilet   : sabun yang bahan dasarnya  garam  kalium dengan penambahan parfum dan zat aditif.

       B. Detergen

  • Fungsinya sama dengan sabun, dengan daya cuci yang  lebih kuat dari pada sabun, tetapi terlalu kuat untuk kulit.
  • Struktur molekulnya sama dengan sabun, dengan sifat hidrofil dan hidrofob pada ke ujung molekulnya.

Bahan – bahan penyusun detergen:

  1. Bahan dasar  :  mengandung senyawa-senyawa yang tidak mudah terurai oleh bakteri/ mikro organisme, yaitu :
  •  ABS (Alkyl Benzene Sulfonate) ,senyawa ini berasal dari olahan minyak bumi.Limbahnya menimbulkan buih tetap di badan-badan air seperti di sungai/danau, karena molekulnya sulit terurai oleh mikro organisme, sehingga merusak lingkungan,
  • LAS (Lauril Alkyl Sulfonate), senyawa ini juga berasal dari minyak bumi. Hanya dapat terurai dilingkungan yang aerob dengan kadar oksigen yang cukup.Dalam lingkungan yang tercemar berat ,LAS tidak dapat terurai.
  • CMC (Carboxymethyl Cellulosa),merupakan bahan  pembuih/ penghasil busa. Banyak orang menganggap makin banyak buih, berarti detergen bagus. Padahal sebenarnya buih tidak banyak berpengaruh terhadap daya kerja detergen. Daya pembersih detergen terletak pada kemampuannya mengemulsikan lemak ke air.

        2.  Bahan penunjang, meliputi :

  • Enzim, sebagai bahan aktif yang berfungsi  menguraikan noda yang berasal dari zat organik seperti lemak dan darah.
  • Senyawa STTP (Sodium Trpholyphosphate), bahan penunjang yang berfungsi untuk mengikat ion kalsium dan magnesium dari air sadah sehingga tidak menggangu kerja detergen.
  • Air sebagai bahan pengikat

C.  Bahan Pembersih Lain

1.      Shampo

  • Satu-satunya komponen esensial dalam shampo adalah detergen, yang membuatnya berbeda hanyalah kepekatan detergennya.
  • Bahan dasar sebagai pembersihnya  adalah detergen sintetis, misalnya natrium dodesilsulfat
  • Menggunakan shampo untuk membersihkan rambut lebih baik daripada menggunakan sabun, karena sabun  hanya berfungsi baik dalam air lunak.Dalam air sadah, sabun meninggalkan endapat berupa lapisan tipis yang membuat ranbut jadi kusam.

2.   Pasta gigi

  • Bahan dasarnya adalah  :
  • Detergen. Salah satu detergen yang banyak digunakan adalah natrium dodesilsulfat,sama seperti pada shampo.
  • Abrasif , yaitu bahan penggosok seperti amplas.
  • Senyawa flourida, yang fungsinya untuk memperkuat email.

3.   Pembersih Lantai / Karbol

  • Bahan dasarnya adalah desinfektan yang berfungsi sebagai pembasmi kuman.
  • Bersifat korosif dan beracun.
  • Desinfektan pertama yang digunakan untuk bahan pembersih lantai adalah fenol atau asam carbolat, sehingga pembersih lantai sering disebut karbol. Fenol atau asam karbolat adalah zat yang beracun dan merusak kulit, sehingga bahan pembersih lantai saat ini sudah menggunakan desinfektan yang lebih baik, misalnya:
  • Kresol
  • Heksil resorsinol
  • Benzal konium khlorida

II.  BAHAN PEMUTIH

  • Bahan pemutih adalah zat kimia yang digunakan untuk memutihkan pakaian yang  bahan dasarnya adalah senyawa aktif hipoklorit, yang dalam kadar tinggi dapat merusak pakaian.
  • Hipoklorit tidak baik bagi bahan polyester karena akan lebih memberi kesan kuning daripada memutihkan.
  • Bentuknya ada 2 macam, yaitu :
    a.      Bubuk pemutih, yang mengandung kalsium hipoklorit Ca(ClO)2

    b.       Larutan pemutih, yang mengandung natrium hipoklorit (NaClO).

  • Mencampur pemutih dengan pembersih kloset yang mengandung asam klorida (HCl) , dapat menghasilakn gas klorin ( gas racun), yang sangat berbahaya karena dapat merusak saluran  pernapasan. Jika kadarnya tinggi bahkan dapat mematikan.
  • Mencampur pemutih dengan ammonia juga menghasilkan gas racun kloramin (NH2Cl) dan hidrazin (N2H4).

III. BAHAN PEWANGI

  • Biasa digunakan untuk kosmetik, pengharum ruangan , pembersih lantai , sabun dan detergen, dan sebagainya.
  • Bahan dasarnya, ada yang dari alam dan ada yang buatan.Tapi lebih banyak yang menggunakan zat pewangi sintetis karma pewangi alam memerlukan proses yang mahal dan terbatas .

IV. RACUN SERANGGA

  • Bahan dasarnya adalah senyawa kimia yang berbahaya yaitu pestisida.
  • Salah satu insektisida  yang  dulu banyak digunakan adalah DDT (Dichloro Diphenil Tricloroethane), sangat ampuh membasmi nyamuk dan dapat bertahan lama. Struktur molekulnya yang sukar terurai inilah yang membuat DDT saat ini dilarang, karena limbahnya mencemari air dan tanah.
  • Insektisida yang  digunakan saat ini adalah senyawa  propoksur.

 Macam-macam Pestisida

1.   Insektisida   :   Untuk membasmi serangga.

2.   Rhodentisida  :   Untuk memberantas binatang pengerat, seperti tikus.

3.   Nematisida   :   Untuk memberantas hama berupa cacing (nematoda) yang umumnya merusak akar atau umbi tanaman

4.   Herbisida     :  Untuk membasmi tanaman pengganggu (gulma),seperti alang-alang,rumput, dan enceng gondok.

5.   Defolian      :   Untuk merontokkan daun.

6.   Fungisida     :   Untuk memberantas jamur (cendawan).

7.   Bakterisida   :   Untuk membasmi bakteri dan virus pada tanaman.

BAHAYA  YANG DITIMBULKAN DARI BEBERAPA ZAT KIMIA RUMAH TANGGA

A. MASALAH KESEHATAN

1.   Propoksur

  • Merupakan bahan aktif yang terdapat pada obat pembasmi serangga.
  • Keracunan propoksur dapat terjadi melalui pernapasan, mulut, kulit dan mata.Bila   terhirup dapat menyebabkan gangguan  pernapasan.Bila kena mata akan menyebabkan kebutaan , dan bila tertelan dapat menyebabkan kematian.

Pertolongan korban keracunan obat pembasmi serangga :

  1. Usahakan agar korban tetap sadar.
  2. Berikan larutan norit agar racun dapat segera dimuntahkan.
  3. Jika racun yang tertelan larut dalam lemak, jangan memberikan susu untuk membuatnya muntah, karna susu dapat mempercepat penyerapan racun sehingga lebih membahayakan.
  4. Segera bawa ke rumah sakit untuk pertolongan lebih lanjut

2.   Benzal Konium Klorida

  • Merupakan bahan aktif  yang digunakan pada berbagai jenis pembersih lantai, biasanya dengan kadar 0,5%
  • Bersifat sebagai detergen sekaligus sebagai desinfektan (pembasmi kuman).
  • Bersifat kaustik  dan korosif.
  • Jika mengenai kulit dapat menyebabkan gatal dan kemerahan. Jika kadarnya 10% dapat menyebakan luka bakar dan apabila mengenai mata dapat mengalami kerusakan serius pada kornea sehingga bisa buta. Jika  tertelan dapat menyebabkan   kematian.

B.   MASALAH LINGKUNGAN

      1.   Limbah Detergen

  • Menimbulkan buih superaktif pada badan-badan air ( di sungai atau danau) yang bertahan lama karena jenis molekulnya yang  sulit diuraikan oleh mikro organisme.Akibatnya menghalangi cahaya matahari sehingga menghambat fotosintesis tumbuhan air dan menggangu rantai makanan.
  • Pertumbuhan ganggang dan enceng gondok yang tak terkendali sebagai akibat dari limbah detergen yang mengandung senyawa fosfat yang merupakan nutrisi tumbuhan. Keadaan ini menyebabkan pendangkalan sungai/danau  sehingga mematikan ikan

      2.      Limbah Pupuk dan Pestisida

  • Limbah pupuk dan pestisida dapat mencemarkan air dan meracuni hewan, bahkan manusia.
  • Limbah pupuk juga dapat menyebabkan pertumbuhan yang tak terkendali pada tumbuhan air seperti pada limbah detergen
limbah rumah tangga

limbah rumah tangga

limbah industri

limbah industri

Categories: Kelas VIII, Materi KBM | 3 Komentar

Happy New Year 2012

Buat SEMUA YANG MERAYAKAN Tahun Baru Masehi, semoga TAHUN 2012 menjadi tahun yang lebih baik dan selalu sukses.

 

Categories: Cakrawala | Tinggalkan komentar

Pengajaran yang Effektif

Sebelum mengajar, atau terjun di dunia pendidikan, baik formal maupun non formal, guru seharusnya sudah siap dengan bekal pengetahuan psikologi anak maupun kemampuan mengelola kelas. Dari pengalaman mengajar dengan berbagai strata sosial siswa, saya melihat ada korelasi yang berbanding lurus antara kompetensi guru dengan kemampuan mengelola kelas. Maksud saya, jika guru mempersiapkan diri dan menguasai materi dengan baik, maka kelas pun dapat dikelola dengan baik.

Anak sekarang relatif lebih kritis dibanding ketika saya mengajar 5 atau 10 thn yang lalu.  Sudah bukan  jamannya lagi, guru merasa serba tahu di hadapan siswa. Mereka dapat memperoleh pelajaran dari manapun, apalagi dengan perkembangan teknologi saat ini. Aplikasi dari materi pelajaran dapat mereka peroleh di luar kelas, sehingga kadang guru disodori pertanyaan tak terduga, mulai dari hal-hal sederhana hingga yang luar biasa. Jika guru tidak rajin meng’up date” diri, menambah wawasan dan mengembangkan kompetensi, maka bisa saja siswa menjadi bosan hingga mengganggu kelas, atau menunjukkan sikap tak perduli dan malas. Tragisnya, siswa seperti ini kerap terlanjur di beri label buruk sebagai pengganggu ketenangan kelas.

Pendidikan modern  sudah seharusnya lebih menitik beratkan pada pengembangan potensi anak. Bukan lagi mencekoki anak dengan materi pelajaran dan memaksa mereka manut dan diam.

Sudah semestinya guru menguasai berbagai metode pengajaran, dan menerapkannya sesuai dengan karakter kelas dan lingkungan anak, sehingga ada interaksi yang membuat suasana kelas lebih dinamis. Jaman berubah, metode usang yang mengandalkan pendekatatan kekuasaan harus segera di tinggalkan. Mencatat di kelas apa yang sudah ada di buku teks,  ini buang waktu. Merasa paling hebat di kelas, mengkritik anak dengan pedas, atau pasang wajah galak untuk menunjukkan power, adalah sebuah pengajaran yang sama sekali tidak efektif.  Akibatnya tentu saja akan matikan kreatifitas anak, dan yang terpenting bagaimana mengajarkan mereka menjadi seorang berilmu yang dapat mengkritisi apapun secara santun.

Salam Hangat dan Semangat

Jakarta, 5 Desember  2011

Etty Lismiati

Categories: Serba serbi dunia pendidikan | Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com. Theme: Adventure Journal by Contexture International.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 695 pengikut lainnya.